Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.102.2
Konten dari Pengguna
Konjungsi Koordinatif: Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Tata Bahasa
7 Desember 2020 14:39 WIB
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Dalam ilmu Bahasa Indonesia terdapat berbagai jenis konjungsi, salah satunya adalah konjungsi koordinatif. Konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua kata, frasa, klausa, atau kalimat yang mempunyai makna sama atau sederajat.
ADVERTISEMENT
Ada beberapa jenis konjungsi koordinatif, di antaranya konjungsi koordinatif penambahan, pendampingan, pemilihan, perlawanan, dan pertentangan. Beberapa jenis tersebut memiliki kegunaannya masing-masing dalam sebuah kalimat.
Jenis Konjungsi Koordinatif dan Contohnya
Konjungsi Koordinatif Penambahan
Ini adalah konjungsi yang memberikan makna penambahan atau pelengkap antara kata, frasa, klausa atau kalimat yang satu dengan yang lainnya. Contoh konjungsi koordinatif penambahan adalah “dan”.
Contoh kalimat:
Konjungsi Koordinatif Pendampingan
Ini adalah konjungsi yang memberikan makna pendamping antara kata, frasa, klausa atau kalimat yang satu dengan yang lainnya. Contoh konjungsi koordinatif pendampingan adalah “serta”.
ADVERTISEMENT
Contoh Kalimat:
Konjungsi Koordinatif Pemilihan
Ini adalah konjungsi yang menjelaskan dua unsur gramatikal yang dihubungkan dengan konjungsi ini bersifat opsional atau pilihan yang bisa dipilih salah satu di antaranya. Contoh konjungsi koordinatif pemilihan adalah “atau”.
Contoh kalimat:
Konjungsi Koordinatif Perlawanan
Ini adalah konjungsi yang menyatakan bahwa dua unsur gramatikal yang dihubungkan oleh konjungsi ini saling berlawanan satu sama lain. Contoh konjungsi koordinatif perlawanan adalah “tetapi” dan “melainkan”.
ADVERTISEMENT
Contoh Kalimat:
Konjungsi Koordinatif Pertentangan
Ini adalah konjungsi yang menyatakan bahwa salah satu unsur gramatikal bertentangan dengan usnur gramatikal lainnya. Contoh konjungsi koordinatif pertentangan adalah “padahal” dan “sedangkan”.
Contoh Kalimat:
(MSD)