Konsistensi Multi-channel Journalism kumparan Kembali Diapresiasi WAN-IFRA 2026!

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

kumparan meraih penghargaan Best in Audience Engagement dalam ajang WAN-IFRA Asian Media Awards 2026 berkat strategi Multi-channel Journalism. Penghargaan ini menjadi wujud nyata komitmen kumparan dalam mengelola konten dan membangun keterlibatan audiens secara terintegrasi di berbagai platform.
Penghargaan tersebut diberikan oleh World Association of News Publishers (WAN-IFRA) dan diterima langsung oleh Head of Video kumparan Dede Rohali serta Creative Editor ngewarta Andre Josua Simanjuntak. Penyerahan berlangsung di Festa Pavilion, Rigodon Hall, The Manila Hotel, Filipina, pada Selasa (28/4/2026).
Multi-channel journalism sendiri merupakan strategi editorial yang dikembangkan kumparan untuk menghadirkan informasi yang saling terhubung. Melalui pendekatan ini, satu cerita diolah ke berbagai platform tanpa mengabaikan standar jurnalistik.
Setiap cerita dikembangkan dalam beragam format, mulai dari artikel, video, hingga konten media sosial. Dengan begitu, audiens dapat mengakses informasi melalui berbagai format yang paling sesuai dengan kebiasaan dan preferensi mereka.
Di tengah perubahan perilaku audiens yang tidak lagi bergantung pada satu platform, kumparan terus berinovasi agar informasi tetap disampaikan secara utuh dan relevan. Tantangannya bukan hanya menjangkau lebih banyak audiens, tetapi juga menjaga konteks cerita agar tidak terpecah di berbagai kanal.
Melalui strategi Multi-channel journalism, kumparan menempatkan kualitas editorial, kejelasan konteks, dan relevansi sebagai prioritas utama. Pendekatan ini memastikan setiap konten tetap bermakna, bukan sekadar mengikuti tren atau mengejar viralitas sesaat.
Lebih dari itu, strategi ini juga membuka ruang untuk membangun engagement yang lebih dalam. Interaksi dengan audiens tak cukup melalui konsumsi konten semata, melainkan juga berkembang menjadi interaksi yang berkelanjutan dan berbasis kepercayaan.
Meski disajikan dalam format berbeda, setiap konten kumparan tetap mengacu pada standar editorial yang sama, sehingga pesan yang disampaikan pun tetap konsisten dan terjaga kualitasnya.
Media sosial dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk discovery sekaligus ruang interaksi yang lebih dinamis. Sementara website dan YouTube menghadirkan konteks yang lebih lengkap dan utuh.
Selain berfokus pada penguatan kualitas konten di setiap kanal, kumparan juga mengembangkan berbagai program konten yang relevan secara kultural dan sesuai dengan karakter audiens di tiap platform. Lewat strategi ini, kumparan berhasil menciptakan interaksi yang berkelanjutan.
Penghargaan dari WAN-IFRA menjadi bukti bahwa pendekatan yang konsisten dan berfokus pada kualitas mampu menghasilkan engagement yang lebih bermakna.
Baca Juga: kumparan Sabet 3 Penghargaan dari WAN-IFRA Digital Media Awards Asia 2026
(ANB)
