Konstanta Adalah Unsur Aljabar, Ini Bedanya dengan Variabel, Koefisien, dan Suku

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aljabar merupakan konsep penting dalam matematika. Operasi hitung yang ditemukan oleh cendikiawan muslim bernama Al Khwarizmi ini mempelajari penyerdehanaan dan pemecahan masalah dengan menggunakan simbol untuk mewakili angka-angka.
Oleh sebab itu, aljabar juga digunakan pada disiplin ilmu lainnya seperti fisika, kimia, ekonomi, hingga psikologi. Untuk dapat memecahkan masalah menggunakan aljabar, Anda perlu mengenal unsur-unsurnya yang terdiri dari konstanta, variabel, koefisien, dan suku.
Agar lebih paham, simak penjelasannya berikut ini:
Konstanta
Seperti namanya, konstanta adalah suatu bilangan tunggal yang nilainya tidak berubah-ubah (konstan). Perhatikan operasi aljabar berikut ini:
2x²+ 6x – 3
Dari contoh tersebut, -3 merupakan konstanta.
Variabel
Variabel adalah lambang pengganti suatu bilangan yang belum diketahui dengan jelas. Variabel juga disebut sebagai peubah.
Bilangan yang belum diketahui nilainya tersebut akan dilambangkan dengan huruf x, y, dan huruf-huruf kecil lainnya. Melihat contoh sebelumnya, maka x² dan x disebut sebagai variabel.
Koefisien
Koefisien adalah faktor konstanta dari suatu variabel pada bentuk aljabar. Pada contoh di atas, yang menjadi koefisien x2 adalah 2, dan koefisien x adalah 6.
Suku
Suku adalah variabel beserta koefisiennya, termasuk konstanta pada bentuk aljabar yang dipisahkan oleh operasi penjumlahan atau selisih. Dalam aljabar dikenal suku satu, suku dua, suku tiga, dan suku polinom (suku banyak).
Suku satu tidak dihubungkan oleh operasi jumlah atau selisih. Contohnya 2x,–2ab, ...
Suku dua dihubungkan oleh satu operasi jumlah atau selisih. Contohnya x + 2y, 3x – 5x, ...
Suku tiga adalah bentuk aljabar yang dihubungkan oleh dua operasi jumlah atau selisih. Contohnya 3x + 4x – 5, ...
(ERA)
