Konten dari Pengguna

Kosakata Baru Bahasa Indonesia yang Muncul Selama Pandemi Covid-19

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi Kamus. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi Kamus. Foto: Freepik

Salah satu ciri bahasa adalah bersifat dinamis. Artinya, selalu berkembang sejalan dengan perubahan dan perkembangan manusia sebagai pemakai bahasa tersebut. Perkembangan bahasa pada era global ini ditandai dengan munculnya kosakata baru bahasa Indonesia.

Menurut Sutarini, Sutikno, dan Wariyati dalam jurnal yang berjudul Analisis Perkembangan Kosakata Bahasa Indonesia Pada Masa Pandemi Covid-19, kemunculan kosakata baru bahasa Indonesia ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19 (coronavirus disease 2019).

Adhani menjelaskan dalam buku Kosakata Bahasa Indonesia, kosakata baru yang saat ini muncul bukanlah suatu hal yang negatif. Karena kini, kosakata baru tersebut memperkaya khazanah istilah masyarakat Indonesia.

Kosakata baru bahasa Indonesia yang muncul tersebut terbagi ke dalam beberapa jenis, yaitu: akronim, singkatan, dan istilah asing yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Lalu, apa saja kosakata baru bahasa Indonesia yang muncul selama masa pandemi Covid-19?

Kosakata Baru Bahasa Indonesia

Illustrasi Kamus. Foto: Freepik

Menghimpun jurnal yang berjudul Analisis Perkembangan Kosakata Bahasa Indonesia Pada Masa Pandemi Covid-19 karya Sutarini, Sutikno, dan Wariyati, berikut adalah kumpulan kosakata baru bahasa Indonesia yang muncul selama pandemi Covid-19.

1. Akronim

Akronim adalah kependekan yang berupa gabungan huruf atau suku kata yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Akronim yang baru ada pada masa pandemi Covid-19, yakni:

  • Nakes, yaitu akronim dari kata tenaga kesehatan.

  • Covid-19, yaitu akronim dari kata Corona virus disease 2019.

  • Webinar, yaitu akronim dari kata web seminar.

  • Fasyankes, yaitu akronim dari kata fasilitas pelayanan masyarakat.

  • Prokes, yaitu akronim dari kata protokol kesehatan.

2. Singkatan

Singkatan adalah hasil menyingkat (memendekkan), berupa huruf atau gabungan huruf. Singkatan yang baru ada pada masa pandemi Covid-19, yaitu:

  • PSBB: Ini adalah singkatan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar. PSBB adalah singkatan yang sering digunakan pada masa pandemi ini untuk menginformasikan bahwa masyarakat diharuskan untuk saling menjaga jarak satu sama lain serta tidak melakukan kerumunan yang dapat menyebabkan merebahnya virus.

  • APD: Yaitu singkatan dari Alat Pelindung Diri. APD adalah pakaian yang digunakan oleh tenaga medis saat menangani pasien covid-19, hal ini bertujuan agar tidak terjadi penularan virus.

  • OTG: Ini adalah singkatan dari Orang Tanpa Gejala. Istilah OTG ditujukan kepada orang yang sama sekali tidak menunjukkan gejala infeksi covid-19, namun mereka membawa dan dapat menularkan virusnya kepada orang lain.

  • PDP: Yaitu singkatan dari Pasien Dalam Pengawasan. Istilah PDP ini ditujukan kepada pasien yang menunjukkan gejala terinveksi virus covid-19 dan perlu mendapatkan pengawasan dari tenaga medis.

  • ODP: Ini merupakan singakatan dari Orang Dalam Pemantauan. Istilah ini diberikan kepada mereka yang memiliki gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus Covid-19.

  • WFH: Ini adalah singkatan dari bahasa Inggris Work From Home yang berarti kerja dari rumah. Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan banyak pekerja yang melakukan kerja dari rumah, sebagai salah satu upaya dari pencegahan penularan virus tersebut.

  • BDR: Singkatan dari Belajar Dari Rumah. Istilah ini digunakan agar peserta didik melakukan proses belajar mengajar dari rumah secara daring untuk menceah terjadinya kerumunan massa.

  • PPKM: Ini adalah singkatan dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Istilah ini telah dilaksanakan di pulau Bali dan Jawa sejak 5 Oktober 2021 dan akan diberlakukan di seluruh Indonesia selama libur Natal 2021 dan tahun baru 2022.

3. Istilah

Istilah adalah kata atau gabungan kata yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Berikut adalah beberapa istilah dalam bahasa Indonesia yang baru ada pada masa pandemi Covid-19.

  • Pembatasan sosial: Yaitu serangkaian tindakan pengendalian infeksi nonfarmasi yang bertujuan menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular.

  • Pembatasan fisik: Merupakan upaya yang dilakukan untuk mengendalikan penyebaran infeksi virus Covid-19.

  • Tes usap: Metode baru dalam mendeteksi keberadaan virus korona pada manusia. Tes dilakukan dengan mengambil sampel lendir, dahak, atau cairan di daerah nasofaring ataupun orofaring pasien yang diduga terinfeksi virus korona.

  • Kekebalan kelompok: Ini terjadi ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan tidak langsung kepada mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut.

(NDA)