Kriteria Utama dalam Memilih Platform atau Tools Digital Media Pembelajaran

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Platform atau tools pembelajaran adalah salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas kegiatan belajar-mengajar di era yang serba digital. Digitalisasi pendidikan memungkinkan proses belajar menjadi lebih interaktif, fleksibel, dan mudah diakses.
Agar pembelajaran berjalan lebih efektif, guru dituntut untuk lebih selektif dalam menentukan mana platform yang paling sesuai dengan kebutuhan siswa.
Tersedia banyak pilihan aplikasi dan perangkat digital yang bisa digunakan pendidik. Pertanyaannya, apa kriteria utama dalam memilih platform atau tools digital untuk pembuatan media pembelajaran?
Kriteria Utama dalam Memilih Platform atau Tools Digital Media Pembelajaran
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Menurut Aulia Nur Hakim dalam Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora (2024), munculnya pembelajaran digital terjadi karena pesatnya perkembangan teknologi yang memberikan dampak signifikan terhadap sistem pendidikan di berbagai jenjang.
Media pembelajaran digital berfungsi sebagai alat bantu untuk memudahkan siswa memahami materi, meningkatkan minat belajar, dan memperkuat komunikasi antara guru dan peserta didik.
Berkat platform dan tools digital, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan mudah diakses oleh siswa. Misalnya, media seperti video pembelajaran, hingga simulasi.
Siswa kini bisa belajar di mana dan kapan saja. Di sisi lain, guru dapat menyampaikan materi secara lebih menarik dan mudah dipahami.
Namun, agar pembelajaran berjalan efektif, pemilihan platform digital tidak bisa dilakukan secara asal. Lantas, apa kriteria utama dalam memilih platform atau tools digital untuk pembuatan media pembelajaran?
Inilah sejumlah kriteria pembuatan media pembelajaran digital yang dirangkum dari buku Media Pembelajaran Digital, Sepling Paling, dkk., (2024):
1. Bisa Diakses dari Berbagai Perangkat
Platform digital yang baik harus bisa diakses di berbagai perangkat, mulai dari laptop, tablet, hingga smartphone. Hal ini penting agar seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pembelajaran.
Salah satu platform yang bisa diakses dari banyak perangkat adalah Google Form. Platform ini umumnya dimanfaatkan untuk ujian atau kuis di kelas.
2. Mudah Digunakan
Platform pembelajaran harus mudah digunakan (user friendly), baik oleh guru maupun siswa. Pendidik dianjurkan untuk memilih platform dengan antarmuka yang sederhana, navigasi yang jelas, dan fitur yang intuitif guna mempercepat adaptasi pengguna.
Salah satu platform yang masuk ke dalam kategori tersebut adalah Canva for Education. Platform ini punya tampilan sederhana, serta fitur drag-and-drop yang memudahkan pembuatan presentasi. Guru maupun siswa dapat menyusun bahan materi dengan mudah berbekal kemampuan desain tingkat dasar.
Baca juga: 4 Gadget untuk Anak Sekolah agar Belajar Makin Produktif
3. Fitur Pembelajaran Lengkap
Tools digital idealnya dilengkapi dengan fitur yang menunjang kegiatan belajar. Milsanya, fitur kolaborasi antar pengguna, integrasi multimedia (video, audio, dan gambar), serta kemampuan interaktif agar pembelajaran tidak monoton.
Contohnya adalah Google Classroom. Platform ini menyediakan fitur diskusi kelas, pemberian tugas, serta integrasi dengan Google Drive dan Docs. Hal ini memudahkan komunikasi antara guru dan siswa selama pembelajaran daring.
4. Gratis atau Terjangkau
Banyak platform pembelajaran yang menawarkan versi gratis dengan fitur dasar yang cukup lengkap untuk kebutuhan sekolah.
Namun, platform berbayar yang memberikan manfaat tambahan signifikan bisa menjadi investasi tepat bagi kegiatan belajar mengajar. Contohnya adalah aplikasi Padlet dan Zoom Meeting. Keduanya dimanfaatkan untuk diskusi di kelas daring.
5. Privasi Data Aman
Di era digital, keamanan data menjadi prioritas utama. Platform yang dipilih harus memiliki kebijakan privasi yang jelas dan sistem perlindungan data yang sesuai dengan standar pendidikan.
Contoh platform pembelajaran yang aman adalah Microsoft Teams for Education. Platform ini dilengkapi enkripsi data serta kontrol akses untuk setiap pengguna, sehingga identitas dan aktivitas belajar siswa aman dari potensi kebocoran data.
(SLT)
