Kultum Singkat tentang Zakat Fitrah beserta Dalilnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, ada satu kewajiban yang tidak boleh dilupakan oleh setiap Muslim, yaitu zakat fitrah. Ibadah ini menjadi sarana penyucian diri setelah menjalani puasa selama sebulan penuh.
Zakat fitrah memiliki kedudukan penting dalam Islam karena termasuk bagian dari rukun Islam. Selain itu, zakat fitrah juga bertujuan membantu saudara-saudara Muslim yang membutuhkan agar turut merasakan kebahagiaan di hari kemenangan.
Melalui kultum singkat tentang zakat fitrah beserta dalilnya, pesan mengenai makna ibadah ini dapat lebih mudah diterima dan dipahami. Simak teks kultum yang dapat disampaikan sebagai inspirasi berikut ini.
Kultum Singkat tentang Zakat Fitrah beserta Dalilnya
Mengutip buku 52 Kultum Favorit untuk Muslimah karya Zakiah Nur Jannah dan Noor Hafild, berikut contoh kultum singkat mengenai zakat fitrah. Materi ini cocok disampaikan dalam ceramah di masjid maupun musala selama bulan Ramadan.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kesempatan untuk menjalani bulan Ramadan dengan penuh nikmat ibadah. Salawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Jemaah salat subuh yang berbahagia,
Zakat merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang memiliki kedudukan sangat penting. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 43:
وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ
"Dan, tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk."
Dalam Islam terdapat beberapa jenis zakat, salah satunya adalah zakat fitrah. Zakat fitrah menjadi kewajiban yang harus ditunaikan menjelang berakhirnya bulan Ramadan. Ibadah ini diwajibkan bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, bahkan bayi yang lahir sebelum matahari terbenam pada akhir Ramadan.
Hadirin yang saya hormati,
Lalu berapa banyak zakat fitrah yang harus diberikan kepada mereka yang berhak?
Rasullah bersabada:
"Rasullah SAW mewajibkan zakat fitrah bulan Ramadan sebanyak satu sha' kurma atau gandum atas setiap muslim merdeka atau hamba sahaya laki-laki atau perempuan." (HR. Bukhari Muslim)
Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh setiap Muslim dengan syarat beragama Islam, masih hidup pada saat bulan Ramadan, serta memiliki kelebihan rezeki untuk kebutuhan pokok pada malam dan Hari Raya Idul Fitri. Besarannya setara dengan makanan pokok seberat kurang lebih 2,5 kilogram atau sekitar 3,5 liter per jiwa.
Kemudian, kapan waktu menunaikan zakat fitrah?
Dalam hadis dari Ibnu Umar disebutkan: "Ibnu Umar memberikan zakat fitrah kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Orang-orang biasanya menunaikan zakat fitrah satu atau dua hari sebelum Idul Fitri." (HR. Bukhari)
Berdasarkan keterangan tersebut, pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan sejak awal Ramadan hingga menjelang salat Idul Fitri. Namun waktu yang paling utama adalah setelah matahari terbenam pada akhir Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Apabila zakat fitrah dibayarkan setelah salat Idul Fitri, maka tidak lagi dihitung sebagai zakat fitrah, melainkan hanya sebagai sedekah biasa.
Hadirin yang saya hormati,
Sebagai ibadah yang diwajibkan, zakat fitrah memiliki banyak keutamaan. Di antaranya menyucikan diri setelah menjalani ibadah puasa, menyempurnakan amal Ramadan, serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.
Selain itu, zakat fitrah juga dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ibadah ini mengajarkan sikap dermawan, keikhlasan, serta kepedulian terhadap orang lain yang membutuhkan. Dengan demikian, keberkahan dalam kehidupan pun dapat semakin dirasakan.
Demikian yang dapat disampaikan. Tentu masih terdapat banyak kekurangan dalam penyampaian ini, sehingga mohon maaf apabila terdapat kata-kata yang kurang berkenan.
Terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Baca Juga: 3 Contoh Surat Pemberitahuan Zakat Fitrah 2026
(SA)
