Kumpulan Hadist tentang Kematian yang Bisa Dipelajari

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap yang bernyawa pasti akan menghadapi kematian. Ini menjadi salah satu rahasia Allah SWT yang tidak diketahui oleh siapapun.
Mati dalam keadaan husnul khatimah tentu menjadi keinginan setiap Muslim. Untuk mewujudkannya, seorang Muslim harus mempersiapkannya dengan mengerjakan amalan-amalan baik selama hidup di dunia.
Rasulullah SAW bahkan memerintahkan umatnya untuk selalu mengingat kematian. Dengan mengingat kematian, seorang Muslim akan bersikap zuhud dan menjauhi keburukan. Hal ini juga dijelaskan dalam beberapa hadist.
Hadist Tentang Kematian
Berikut beberapa hadist Rasulullah SAW yang membahas tentang kematian:
Hadist Pertama
وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {إِذَا مَاتَ الْمَيِّتُ تَقُوْلُ الْمَلاَئِكَةُ مَا قَدَّمَ وَيَقُوْلُ النَّاسُ مَا خَلَّفَ
“Jika ada orang yang meninggal dunia maka malaikat berkata apa yang telah lalu (amal), sedangkan manusia membicarakan apa yang ia tinggalkan (warisan).” (HR. Imam Baihaqi)
Hadist Kedua
لاَ يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلاَّ وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللَّهِ الظَّنَّ
“Janganlah seseorang di antara kalian meninggal dunia, kecuali dalam keadaan berbaik sangka terhadap Allah.” (HR Muslim).
Hadist Ketiga
موت الفجأة راحة للمؤمن وأخذة أسف للكافر
“Kematian mendadak adalah istirahat bagi mukmin dan penyesalan bagi orang kafir” (HR. Ahmad).
Hadist Keempat
ﺍﻟْﻜَﻴِّﺲُ ﻣَﻦْ ﺩَﺍﻥَ ﻧَﻔْﺴَﻪُ ﻭَﻋَﻤِﻞَ ﻟِﻤَﺎ ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ
“Orang yang pandai adalah orang yang mampu mengevaluasi dirinya dan beramal (mencurahkan semua potensi) untuk kepentingan (kehidupan) setelah kematian.” [HR.Tirmidzi]
Hadist Kelima
Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, jenazah orang kafir berlalu di hadapan kami, apakah kami perlu berdiri?" Nabi Saw segera menjawab, "Ya, berdirilah. Sesungguhnya kamu berdiri bukanlah untuk menghormati mayitnya, tetapi menghormati yang merenggut nyawa-nyawa." (HR. Ahmad)
(MSD)
