Kumpulan Hadits Menyebarkan Salam Berisi Anjuran serta Keutamaannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara bahasa, salam artinya keselamatan. Sedangkan secara istilah, salam adalah cara seseorang dalam bersosialisasi dengan mengucapkan sapaan yang memberi rasa aman, tenteram, dan sejahtera kepada sesama.
Islam mengenal salam sebagai etika utama dalam berkomunikasi. Ucapan ini bisa diberikan kepada siapa saja dengan konteks dan kalimat yang berbeda. Namun, diutamakan baginya untuk menyebarkan salam kepada sesama Muslim supaya mendapat keutamaan yang lebih besar.
Anjuran menyebarkan salam telah banyak disebutkan dalam Alquran dan hadits, salah satunya adalah firman Allah SWT dalam Surat an-Nur ayat 27:
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian memasuki rumah yang bukan rumah kalian sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya”
Selain ayat di atas, ada pula hadits-hadits yang menganjurkan umat Islam untuk menyebarkan salam. Apa saja? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.
Hadits Menyebarkan Salam
Banyak hadits menyebarkan salam yang perlu diketahui umat Muslim. Umumnya, hadits tersebut membahas tentang keutamaan, anjuran, serta perintahnya. Nabi Muhammad SAW bersaba:
"Kalian tak akan masuk surga sampai kalian beriman dan saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan satu amalan yang bila dilakukan akan membuat kalian saling mencintai? Yaitu, sebarkanlah salam di antara kalian." (HR Muslim dari Abi Hurairah).
Selain memiliki iman, syarat masuk surga menurut hadits di atas adalah hubungan saling mencintai antar sesama manusia. Mengutip buku Seratus Cinta tentang Akhlak oleh Arif Supriyono, hubungan ini dapat terasa jika salam sudah disebarkan.
Bahkan, terhadap orang yang belum dikenal sekalipun, seorang Muslim tetap harus menyebarkan salam. Rasulullah SAW bersabda:
“Berikanlah salam pada orang yang Anda kenal dan orang yang tidak Anda kenal." (HR Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Amr bin 'Ash).
Menyebarkan salam berarti menyebarkan kedamaian. Sebab, kata salam mengandung makna damai, selamat, dan sejahtera. Oleh karena itu, orang yang mengucapkan salam pada hakikatnya memanjatkan doa kepada orang lain agar senantiasa diliputi kedamaian oleh Allah Swt.
Mengutip buku Fikih Empat Madzhab Jilid 3 oleh Syaikh Abdurrahman Al-Juzarri, Rasulullah menyebutkan bahwa salam adalah ciri Islam yang paling baik. Diriwayatkan dari Amr bin Al-Ash bahwa seorang pria pernah bertanya kepada Rasulullah:
"Islam yang manakah yang paling baik?" Beliau menjawab, "Memberi makan orang dan mengucapkan salam kepada orang yang kaukenal dan juga yang tidak kaukenal."
Memberi salam tidak hanya dilakukan kepada umat Muslim saja, kepada nonmuslim pun kita dianjurkan melakukannya. Namun, perlu diingat bahwa etikanya tidak boleh disamakan satu sama lain. Islam telah memisahkannya dengan cara yang berbeda.
Dalam buku 24 Jam Hidup dengan Doa dan Amal Harian Rasulullah karya Abu Bakar bin As-Sina, Baqiyah bin al-Walid pernah menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Ziyad, dia berkata:
Aku memegang tangan Abi Umamah Al-Bahili di masjid. Maka aku pun pulang bersamanya sedang dia menuju ke rumahnya. Tidaklah dia bertemu dengan seseorang baik kecil maupun besar, baik Muslim maupun Nasrani melainkan dia memberi salam kepadanya. Ketika tiba di pintu rumahnya, dia berkata (kepada- ku), "Hai anak saudaraku, Nabi kita Saw. menyuruh kita agar menyebarkan salam."
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa keutamaan menyebarkan salam dalam Islam?

Apa keutamaan menyebarkan salam dalam Islam?
Mendapat pahala karena menjalankan perintah Allah, mendapat balasan surga, dan mendapat pahala sunah Rasul.
Apa arti salam menurut bahasa dan istilah?

Apa arti salam menurut bahasa dan istilah?
Secara bahasa, salam artinya keselamatan. Sedangkan secara istilah, salam adalah cara seseorang dalam bersosialisasi dengan mengucapkan sapaan yang memberi rasa aman, tenteram, dan sejahtera kepada sesama.
Bagaimana bunyi hadits yang menjelaskan keutamaan menyebarkan salam?

Bagaimana bunyi hadits yang menjelaskan keutamaan menyebarkan salam?
"Kalian tak akan masuk surga sampai kalian beriman dan saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan satu amalan yang bila dilakukan akan membuat kalian saling mencintai? Yaitu, sebarkanlah salam di antara kalian." (HR Muslim dari Abi Hurairah).
