Konten dari Pengguna

Kumpulan Hadits tentang Shalat Berjamaah yang Jauh Lebih Besar Pahalanya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Shalat, Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Shalat, Sumber: Pexels

Shalat berjamaah adalah ibadah shalat yang dilakukan secara bersama-sama di masjid, musholla, atau tempat lainnya. Untuk melaksanakan shalat berjamaah dibutuhkan minimal dua orang di mana salah satunya menjadi imam.

Ada banyak manfaat dari menunaikan shalat berjamaah. Berdasarkan buku Dahsyatnya Shalat Berjamaah: Manfaat Di Balik Perintah Shalat Berjamaah oleh Fadhl Ilahi, Allah telah menyiapkan pahala yang berlimpah bagi orang yang mengamalkan shalat berjamaah.

Pahala akan didapat seorang Muslim mulai dari perjalanan dari rumah ke masjid hingga usai menunaikan shalat. Pahala juga akan diraih saat perjalanan pulang hingga ke rumah, khususnya untuk waktu shalat Isya, Subuh, dan Ashar.

Manfaat dan keutamaan dari shalat berjamaah banyak dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW. Contoh beberapa hadits-nya bisa dilihat di bawah ini.

Shalat, Sumber: Pexels

Hadits Tentang Shalat Berjamaah

Berikut adalah kumpulan hadits tentang shalat berjamaah, dikutip dari buku Hukum Shalat Berjamaah oleh Ahmad Sarwat.

  • “Shalat berjamaah itu lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak dua puluh derajat.” (HR. Al Bukhari)

  • “Rapikan barisanmu, sesungguhnya merapikan barisan termasuk mendirikan shalat.” (Hr. Ibnu Hiban)

  • “Tidaklah 3 orang yang tinggal di suatu kampung atau pelosok tapi tidak melakukan shalat jamaah, kecuali setan telah menguasai mereka. Hendaklah kalian berjamaah, sebab serigala itu memakan domba yang lepas dari kawanannya." (HR Abu Daud dan Nasai)

  • “Tidaklah seseorang meninggalkan shalat jamaah kecuali orang-orang munafik yang sudah dikenal kemunafikannya atau seorang yang memang sakit yang tidak bisa berjalan." (HR Muslim)

  • “Adalah Bani Salimah tinggal di pelosok Madinah, karenanya mereka ingin pindah di dekat masjid. Lalu turunlah ayat ini: “Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan”. Maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: Sungguh bekas-bekas langkah kalian akan dicatat, olehnya jangan kalian pindah." (HR. At Tirmidzi)

  • “Seandainya manusia mengetahui sesuatu yang terdapat pada adzan dan shaf pertama, kemudian untuk mendapatkannya mereka harus berundi, sungguh mereka akan melakukan undian.” (HR Al Bukhari)

  • “Siapa yang mendengar adzan namun tidak mendatanginya untuk shalat, maka tidak ada shalat baginya, kecuali bagi orang yang uzur." (HR. Al Baihai dan Al-Hakim)

(ADB)