Konten dari Pengguna

Kumpulan Pantun Pembuka Salam yang Dapat Digunakan dalam Berbagai Acara

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pantun pembuka salam dalam sebuah acara. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pantun pembuka salam dalam sebuah acara. Foto: Unsplash

Pantun pembuka salam digunakan untuk mengawali acara-acara tertentu. Walaupun setiap pantun memiliki tema dan isi yang beragam, pada dasarnya pantun pembuka salam sama dengan jenis pantun lainnya.

Dijelaskan oleh Mutia Dwi Pangesti dalam Buku Pintar Pantun dan Peribahasa Indonesia bahwa pantun pembuka salam memiliki peranan yang sangat penting, yakni selain menjadikannya variasi pembuka acara agar tidak monoton, pantun pembuka salam juga dapat memperkuat dalam penyampaian pesan.

Seseorang yang memiliki kemampuan berpantun, ia juga ahli dalam menjaga fungsi kata dan meningkatkan kemampuan alur berpikir. Sebab, pantun yang dilontarkan haruslah memiliki keselarasan pada setiap katanya.

Namun, untuk bisa berpantun tak harus seorang yang ahli. Pantun pembuka salam dapat ditemukan melalui banyak sumber. Berikut adalah contoh pantun pembuka salam yang dapat digunakan saat memberikan sambutan.

Ilustrasi salah satu sebuah acara. Foto: Unsplash

Pantun Pembuka Salam

Zaniza menuliskan dalam bukunya yang berjudul Kehilangan (Kumpulan Pantun, Syair, Puisi, dan Cerpen) berbagai macam pantun pembuka salam yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam acara tertentu:

1. Mengawali Acara dengan Pantun Bismillah

Pantun bismillah ini sangat cocok digunakan pada acara formal atau informal, seperti acara syukuran, pengajian, atau milad sekolah. Berikut adalah contohnya:

Ikan dipancing pengawal raja

Hendak dimasak menjadi gulai

Dengan bismillah pembuka acara

Pertanda acara akan dimulai

Ikan patin enak digulai

Pucuk ubi adalah ulamnya

Dengan bismillah acara dimulai

Kami berpantun membuka acara

Sungguhlah manis buah semangka

Warnanya merah jika dibelah

Sebelum acara kita buka

Mari bersama ucapkan bismillah

Penari Melayu lemah gemulai

Menari dengan gerakan salam

Pertanda acara akan dimulai

Mari kita ucapkan salam

Memetik mangga gunakan galah

Galahnya panjang bentuknya kuat

Mari ucapkan kata basmalah

Semoga acara berjalan khidmat

Sungguhlah tampan putra mahkota

Sungguh bijaksana tidak lalai

Dengan basmalah pembuka kata

Pertanda acara akan dimulai

Ikan patin enak digulai

Makan bersama sayur acar

Dengan basmalah acara dimulai

Semoga acara berjalan lancar

2. Pantun Selamat Datang

Pantun lain yang dapat digunakan sebagai pembuka salam adalah pantun selamat datang, seperti contoh berikut ini:

Sungguh elok si anak dara

Jika berjalan sungguhlah lambat

Salam sembah pembuka bicara

Selamat datang hadirin terhormat

Burung merpati si burung dara

Mencari makan menembus awan

Salam sembah pembuka bicara

Selamat datang hadirin budiman

3. Pantun Pembuka Salam pada Pertandingan

Berpantun juga dapat digunakan dalam mengawali pembukaan acara sebuah pertandingan, baik itu olahraga atau cerdas cermat. Selain menghibur, pantun ini juga dapat dijadikan sebagai penyemangat para peserta dan tetap suportif dalam pertandingan. Contohnya adalah seperti ini:

Ubi jalar tumbuh berpilin

Tumbuh berpilin di sela bebatuan

Selamat datang para hadirin

Semangat bertanding jaga persatuan

Ilustrasi acara. Foto: Pixabay

4. Pantun Pembuka Salam yang Diiringi Pantun Isi Acara

Jika memiliki pantun utama yang ingin disampaikan selain pantun pembuka salam, maka dapat mengawalinya dengan pantun seperti ini:

Sungguhlah merdu burung murai

Hinggap sebentar di pohon rimbun

Sebelum acara kita mulai

Izinkan saya menyampaikan pantun

Kemudian dapat dilanjut dengan pantun apa pun yang ingin disampaikan. Contohnya adalah dapat dengan pantun isi acara di bawah ini:

Bunga cempaka tumbuh di hutan

Wanginya sungguh sangat semerbak

Ketua pelaksana menyampaikan sambutan

Mari dengarkan secara bijak

5. Pantun Pembuka Salam Dimulainya Acara

Tepat saat acara ingin dimulai, berpantun dapat dijadikan sebagai pilihan untuk membuka sebuah acara. Pantun yang dapat digunakan seperti ini:

Rumah adat tempat berkumpul

Papan disusun sebagai lantai

Kita semua sudah berkumpul

Acara segera kita mulai

6. Pantun Menyapa Hadirin

Pantun selanjutnya dapat dimulai dengan menyapa para hadirin, contohnya adalah:

Sungguhlah lebat buah semangka

Daunnya lebat tumbuh berpilih

Sebelum acara kita buka

Izinkan saya menyapa hadirin

(IMR)