Kunci Gitar Ibu Kita Kartini yang Mudah Dimainkan Pemula

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Kartini diperingati setiap 21 April untuk mengenang sosok Raden Ajeng Kartini yang gigih memperjuangkan hak-hak perempuan. Peringatan ini juga menjadi bentuk penghormatan atas jasa R.A Kartini dalam menyuarakan emansipasi wanita.
Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memperingati Hari Kartini, salah satunya dengan menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini. Agar lebih seru, Anda bisa menyanyikannya bersama iringan gitar yang merdu.
Sebagai referensi, berikut kunci gitar Ibu Kita Kartini selengkapnya yang mudah dimainkan pemula!
Kunci Gitar Ibu Kita Kartini
Lagu Ibu Kita Kartini tak hanya dinyanyikan dalam upacara peringatan, tetapi juga kerap dibawakan dalam berbagai kegiatan bertema perjuangan dan emansipasi perempuan. Berikut kunci gitar Ibu Kita Kartini yang mudah dipraktikkan pemula.
Capo di fret 1
(Intro) Dm G C Am
Dm G C..
C F G C
ibu kita Kartini.. putri sejati..
Dm G C Am Dm G C
putri Indonesia.. harum namanya..
C F G C
ibu kita Kartini.. pendekar bangsa..
Dm G C Am Dm G C
pendekar kaumnya.. untuk merdeka..
(Reff)
F C
wahai Ibu kita Kartini
Dm G C
putri yang mulia..
F C
sungguh besar cita-citanya
Dm G C
bagi Indonesia..
C F G C
ibu kita Kartini.. putri sejati..
Dm G C Am Dm G C
putri Indonesia.. harum namanya..
C F G C
ibu kita Kartini.. pendekar bangsa..
Dm G C Am Dm G C
pendekar kaumnya.. untuk merdeka..
(Reff)
F C
wahai Ibu kita Kartini
Dm G C
putri yang mulia..
F C
sungguh besar cita-citanya
Dm G C
bagi Indonesia..
(Outro) Dm G C Am
Dm G C Em F G C
Sejarah Singkat Lagu Ibu Kita Kartini
Ibu Kita Kartini adalah lagu patriotik ciptaan komposer legendaris W.R. Soepratman. Mengutip buku W.R. Supratman: Guru Bangsa Indonesia karya Lilis Nikhwan, lagu ini ditulis selama Kongres Wanita Indonesia I di Yogyakarta pada 22–25 Desember 1928.
Dalam kongres tersebut, perjuangan R.A. Kartini kembali dikaitkan dengan semangat kebangkitan perempuan. Gagasan-gagasannya yang dihimpun dalam Door Duisternis tot Licht karya J.H. Abendanon turut menguatkan pembahasan tentang emansipasi wanita.
Buku tersebut pertama kali diterbitkan pada 1911 dalam bahasa Belanda sehingga belum banyak dibaca kalangan pribumi. Pada 1912, terjemahan bahasa Melayunya terbit dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang; Boeah Pikiran yang menjadikannya semakin dikenal luas.
Inilah yang kemudian mendorong W.R. Soepratman menelusuri lebih jauh gagasan-gagasan Kartini. Kemudian, ia membaca buku tersebut dan tergerak menciptakan lagu Ibu Kita Kartini sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya.
Baca juga: 4 Contoh Pidato tentang Hari Kartini yang Inspiratif dan Bermakna
(RK)
