KUR BCA 2024: Syarat, Ketentuan, dan Rincian Biayanya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

BCA memiliki layanan KUR (Kredit Usaha Rakyat) untuk menyediakan kredit modal bagi calon debitur yang belum memiliki agunan yang cukup. Program ini bisa dijadikan sebagai investasi bagi pengusaha kecil dan menengah sebelum menjalankan bisnisnya.
Tidak hanya sebagai modal kerja, KUR juga bisa digunakan sebagai biaya pengembangan usaha, memenuhi biaya kewajiban usaha, dan lainnya. Suku bunganya cenderung rendah dan kompetitif dibandingkan jenis kredit lain.
Menurut laman BCA, suku bunga KUR tetap (fixed) selama periode tertentu. Kreditur juga bisa meminjam modal dalam jangka waktu yang lebih panjang sehingga angsurannya relatif ringan.
Meski proses pencairannya mudah, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi keditur sebelum mengajukan KUR BCA 2024. Apa saja? Simak rinciannya dalam artikel berikut.
Syarat Pengajuan KUR BCA 2024
KUR termasuk jenis kredit modal kerja atau kredit investasi yang pembayarannya dilakukan dengan mengangsur setiap bulan. Jangka waktu pembayarannya terbagi menjadi dua kategori, yakni untuk KUR Mikro dan KUR Kecil.
KUR Mikro akan diberikan tempo waktu Kredit Modal Kerja selama 3 tahun dan Kredit Investasi selama 5 tahun. Sementara KUR Kecil mendapatkan tempo waktu Kredit Modal Kerja selama 4 tahun dan Kredit Investasi selama 5 tahun.
Agunan yang bisa diajukan dalam proses kredit ini beragam, mulai dari tanah kosong/tanah sawah/tanah bangunan, kios, apartemen, kendaraan bermotor, persediaan barang dan mesin. Berikut syarat dan ketentuannya yang mesti dilengkapi:
1. Syarat umum
Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki e-KTP
Perorangan atau Badan Usaha
Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah untuk nasabah perorangan
Usaha berjalan minimal 6 bulan
Tidak sedang memiliki KUR berjalan di bank lain-lain
Tidak pernah menerima fasilitas kredit produktif
2. Syarat dokumen nasabah individu
e-KTP calon debitur dan pasangan
NPWP (khusus pengajuan di atas Rp 50 juta)
Kartu Keluarga
Surat Keterangan Usaha/NIB
BPJS Ketenagakerjaan (khusus pengajuan KUR kecil)
3. Syarat dokumen badan usaha
Akte pendirian dan segala perubahannya
Pengesahan akte Kemenkumham
NPWP Badan Usaha
KTP Pengurus dan Pemegang Saham
NPWP Pengurus dan Pemegang Saham
Surat Keterangan Usaha/NIB/TDP
BPJS Ketenagakerjaan (khusus pengajuan KUR Kecil)
Rincian Biaya dan Limit Pinjaman
Rincian biaya untuk KUR Kecil dan KUR Mikro berbeda. Pada KUR Kecil diberlakukan biaya denda, biaya notaris, appraisal, dan asuransi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sedangkan KUR Mikro hanya memberlakukan biaya denda apabila telat mengangsur.
Seperti disebutkan sebelumnya, suku bunga KUR cenderung rendah, yakni sekitar 6%-9%. Soal limit pinjamannya, jenis-jenis KUR tersebut menetapkan batasan yang berbeda, di antaranya:
KUR Mikro = > Rp 10.000.000 – Rp 100.000.000
KUR Kecil = > Rp 100.000.000 – Rp 500.000.000
KUR Khusus = > s.d Rp 500.000.000
Baca juga: Syarat Pinjaman Bank BRI untuk Usaha, Ini Ketentuannya
(MSD)
