Kutipan Langsung: Pengertian, Jenis-jenis, dan Cara Penulisannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berbagai macam jurnal seperti skripsi, thesis, disertasi, dan makalah ilmiah yang ditulis mahasiswa memerlukan pendapat seorang ahli untuk memperkuat informasi yang disampaikan. Salinan kalimat, paragraf, ataupun pendapat itu disebut dengan kutipan.
Ada dua jenis kutipan yang umum diketahui, yaitu kutipan langsung dan tidak langsung. Kutipan langsung merupakan salinan yang sama persis dengan sumbernya tanpa ada perubahan.
Mengutip Buku Ajar Bahasa Indonesia oleh Sujinah dkk (2018), penggunaan jenis kutipan langsung dibatasi, yaitu hanya 30% dari semua kutipan yang ada. Itu karena penggunaan banyak kutipan langsung menandakan bahwa penulis kurang kritis dan kreatif sehingga menyebabkan rendahnya kualitas tulisan yang dibuat.
Jenis-jenis Kutipan Langsung
Kutipan langsung dibagi menjadi dua jenis, yaitu kutipan langsung panjang dan kutipan langsung pendek. Masing-masing jenis tersebut ditulis dengan cara yang berbeda.
1. Kutipan Langsung Panjang
Kutipan langsung panjang adalah kutipan yang mengandung 40 kata atau lebih dari tiga baris ketikan. Adapun cara penulisan kutipan langsung panjang, yaitu:
Teks diketik dalam spasi tunggal.
Teks kutipan tidak dimasukkan dalam teks, melainkan ditempatkan di tempat tersendiri.
Pengetikan dibuat menjorok ke dalam dari teks, yaitu pada ketukan ke-5 dari garis tepi sebelah kiri.
Kutipan langsung panjang tidak diapit dengan tanda petik.
Sumber kutipan berupa nama pengarang, tahun terbit, dan halaman dari sumber referensi tidak dimasukkan ke dalam teks kutipan.
Agar lebih memahaminya, berikut contoh kutipan langsung yang dikutip dari buku Cerdas Menulis Karya Ilmiah oleh Prof. Dr. Suyono, M.Pd. dkk (2015).
Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan kurikulum sekolah. Hartono (2008:51) mengemukakan beberapa hal tersebut sebagai berikut.
Dalam menyusun kurikulum sekolah, hendaknya dipertimbangkan (1) bahan-bahan pelajaran yang diperlukan untuk belajar lebih lanjut pada tingkat sekolah yang berikutnya dan hendaknya sudah diajarkan pada tingkat sebelumnya dan (2) bahan pelajaran ynag sudah diajarkan pada tingkat sekolah yang lebih rendah tidak perlu lagi diajarkan lagi pada tingkat sekolah yang lebih tinggi.
2. Kutipan langsung pendek
Kutipan jenis ini ialah kutipan yang jumlahnya kurang dari 40 kata dan kurang dari 3 baris. Kutipan ini dapat dimasukkan ke dalam teks. Cara penulisannya adalah sebagai berikut:
Ditulis dalam teks dengan mengikuti jarak spasi teks yang diikuti.
Diapit dengan tanda petik.
Sumber kutipan dapat diletakkan di awal atau di belakang. Jika ditaruh di awal, nama sumber ditulis di luar tanda kurung, sedangkan tahun terbit serta nomor halaman ditulis dalam kurung.
Contoh:
Terkait dengan pentingnya pembentukan karakter yang berlandaskan Pancasila, senada dengan pernyataan yang berbunyi “membangun karakter adalah suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki, dan atau membentuk tabiat, watak, akhlak (budi pekerti), insan manusia (masyarakat) sehingga menunjukkan tingkah laku yang baik belandaskan nilai-nilai Pancasila” (Suhady, 2008: 54).
(ADS)
