Konten dari Pengguna

Landasan Pendidikan: Pengertian dan Macam-macamnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penddikan. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penddikan. Foto: pixabay

Landasan pendidikan adalah tumpuan dasar konseptual yang digunakan dalam dunia pendidikan. Landasan ini diperlukan dalam melakukan analisis kritis terhadap kaidah-kaidah kebijakan dan praktik pendidikan.

Tanpa landasan, praktik pendidikan tidak akan jelas arahnya. Dan itu akan menimbulkan masalah serta kesenjangan pendidikan antar manusia.

Ada beberapa landasan yang dapat dijadikan sebagai titik tumpu dalam melakukan analisis kritis kebijakan dan pratik pendidikan di Indonesia. Apa saja?

Landasan Pendidikan

Mengutip jurnal berjudul Hakikat Pendidikan dan Landasan Pendidikan dalam Proses Pembelajaran karya Savira Nurmalita, ada beberapa landasan pendidikan yang dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaran, yaitu:

  1. Landasan Filosofis

Landasan filosofis merupakan landasan yang berkaitan dengan makna atau hakikat pendidikan. Ini membahas tentang seperti apa pendidikan itu, mengapa pendidikan diperlukan, dan apa yang seharusnya menjadi tujuan pendidikan. Hal-hal mendasar tersebut sifatnya konseptual dan menyeluruh.

  1. Landasan Sosiologis

Pendidikan tidak terlepas dengan kehidupan dan interaksi sosial. Pendidikan tidak dapat dilepaskan dari upaya dan proses saling mempengaruhi antara individu yang terlibat di dalamnya.

Dalam landasan sosial terlebih dulu ditentukan apa yang dinamakan pendidik dan peserta didik. Siapa yang bertanggungjawab atas perilaku dan siapa yang memilki peranan penting dalam proses mengubahnya. Keduanya penting dalam menunjang proses pembelajaran.

Ilustrasi penddikan. Foto: pixabay
  1. Landasan Hukum

Pendidikan selalu bersangkutan dengan berbagai aspek kehidupan manusia. Kebijakan, penyelenggaraan, dan pengembangan pendidikan dalam masyarakat perlu diatur dalam landasan hukum yang jelas dan sah.

Dengan berlandaskan hukum, maka kebijakan, penyelenggaraan, dan pengembangan pendidikan dapat terhindar dari berbagai masalah. Setidaknya dengan landasan hukum, segala hak dan kewajiban peserta didik dan pendidik dapat terpelihara.

  1. Landasan Kultural

Pendidikan adalah bagian dari peristiwa budaya. Ini karena pendidikan dan kebudayaan mempunyai hubungan timbal balik satu sama lain.

Kebudayaan dapat dilestarikan dan dikembangkan dengan jalan pendidikan. Ini bisa ditempuh melalui pendidikan informal, nonformal, maupun formal.

  1. Landasan Psikologis

Pendidikan selalu melibatkan aspek kejiwaan manusia. Oleh sebab itu, landasan psikologis sangat penting dalam bidang pendidikan. Landasan psikologis pendidikan mengarah kepada pemahaman manusia, khususnya yang berkaitan dengan proses belajar manusia.

Pemahaman terhadap peserta didik merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam pendidikan. Oleh karena itu, landasan psikologis sangat diperlukan dalam memahami penerapan, pengetahuan, urutan, ciri-ciri partumbuhan, serta konsep tentang cara yang paling tepat untuk pengembangan kepribadian.

(MSD)