Letak dan Ciri-ciri Kalimat Utama yang Perlu Dipahami Seorang Penulis

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalimat utama merupakan bagian terpenting yang harus diperhatikan saat membaca maupun menulis. Sebab di kalimat utama terdapat gagasan pokok dari informasi yang disampaikan.
Dalam buku Big Book Bahasa Indonesia & Bahasa Inggris Kelas 1,2, & 3 oleh Idhoofiyatul Fatin dkk, kalimat utama sering disebut kalimat topik sehingga perlu dijelaskan dengan kalimat-kalimat selanjutnya. Kalimat tersebut yaitu disebut kalimat penjelas yang berfungsi sebagai mengembangkan maksud dari kalimat utama.
Kalimat utama memiliki beberapa ciri-ciri yakni sebagai berikut.
Ciri-ciri Kalimat Utama
Mengandung permasalahan yang dapat diuraikan lebih lanut.
Biasanya berupa kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri.
Mempunyai arti atau maksud yang jelas tanpa dihubungkan dengan kalimat lain.
Jika terletak di akhir paragraf, biasanya ditandai dengan kata-kata “sebagai kesimpulan”, “yang penting”, “jadi”, “oleh karena itu”, “dengan demikian”, atau sejenisnya.
Kumpulan rangkaian kalimat yang tersusun secara sistematis serta memiliki sebuah ide yang disampaikan disebut paragraf. Mengenai letak kalimat utama tergantung dengan jenis-jenis paragraf.
Letak Kalimat Utama Pada Paragraf
Dalam buku Think Smart Bahasa Indonesia untuk Kelas XII SMA/MA Program Bahasa oleh Ismail Kusmayadi, terdapat empat jenis paragraf yang menentukan letak kalimat utama. Jenis paragraf tersebut di antaranya paragraf deduktif, induktif, campuran, dan yang tidak memiliki kalimat utama.
Lalu bagaimana peletakan kalimat utama pada empat paragraf tersebut? Berikut penjelasannya.
Paragraf deduktif, yaitu kalimat utamanya terletak di awal paragraf. Ciri dari paragraf ini yaitu ada pengulangan kata pada kalimat berikutnya (penjelas).
Paragraf induktif, yaitu kalimat utamanya terletak di akhir paragraf.
Paragraf campuran, yaitu paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal dan di akhir paragraf.
Paragraf yang tidak memiliki kalimat utama, yaitu gagasan utama kalimat dalam paragraf semacam ini tersebar secara seimbang dan merata pada setiap kalimat. Contoh paragraf ini biasanya terdapat pada karangan-karangan yang berbentuk naratif atau deskriptif.
Itu dia penjelasan mengenai ciri-ciri dan letak kalimat utama pada sebuah paragraf. Seorang penulis sebaiknya memerhatikan hal tersebut agar informasi yang disampaikan dapat tersampaikan dengan baik.
(PDN)
