Lirik Lagu Ancika OST Dilan ITB 1997 dan Maknanya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Film Dilan ITB 1997 resmi tayang pada 30 April 2026 dan langsung mendapat sambutan hangat dari penggemar setia seri Dilan. Salah satu yang menarik perhatian dari film ini adalah deretan OST-nya, termasuk lagu Ancika yang dinyanyikan langsung oleh Ariel NOAH selaku pemeran Dilan.
Banyak penggemar yang mulai mencari lirik lagu Ancika OST Dilan ITB 1997 setelah video musik resminya tayang di kanal YouTube Musica Studios pada 5 Mei 2026. Simak lirik lengkapnya berikut ini!
Lirik Lagu Ancika OST Dilan ITB 1997
Ariel NOAH membawakan lagu Ancika yang diproduseri Andrew Joscha dengan aransemen gitar oleh Austin Ong, di-mixing dan mastering oleh Stevano, sementara liriknya ditulis oleh penyanyi Ghea Indrawari. Dikutip dari kanal Youtube Musica Studios, berikut lirik lagu Ancika OST Dilan ITB 1997.
Jalan yang sunyi membawaku pergi
Berlabuh di ujung pelangi
Relung jiwaku tak lagi kelabu
Mungkin karna ku temukan dirimu
Ragu tak lagi menutup mataku
Kau terang dalam gelapku
Bolehkah ku minta hatimu
‘Tuk kujadikan milikku
Hingga akhir sang waktu
Kau tetap milikku
Seribu kisah yang lalu
T’lah sirna karna hadirmu
Hingga akhir sang waktu
Ku tetap milikmu
Kau bilang
Langit tak akan runtuh meski ku pergi
Namun hanya kau tempatku kembali
Bolehkah ku minta hatimu
‘Tuk kujadikan milikku
Hingga akhir sang waktu
Kau tetap milikku
Seribu kisah yang lalu
T’lah sirna karna hadirmu
Hingga akhir sang waktu
Ku tetap milikmu
Kau tetap milikku
Kau tetap milikku
Hingga akhir sang waktu
Kau tetap milikku
Kau tetap milikku
Kau tetap milikku
Hingga akhir sang waktu
Ku tetap milikmu
Berlabuh di ujung pelangi
Makna Lagu
Lagu Ancika menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang menemukan harapan di tengah kesendirian. Bait pembukanya berbunyi "Jalan yang sunyi membawaku pergi, berlabuh di ujung pelangi" melukiskan sosok yang selama ini berjalan sendiri hingga akhirnya menemukan tempat berlabuh.
Kehadiran orang yang dicintai digambarkan sebagai cahaya yang mengusir keraguan, tercermin dari baris lirik "Kau terang dalam gelapku." Sementara bagian bridge yang berbunyi "Langit tak akan runtuh meski ku pergi, namun hanya kau tempatku kembali" menegaskan bahwa satu-satunya tempat pulang adalah orang yang dicintai.
Sinopsis Singkat Film Dilan ITB 1997
Dilan ITB 1997 mengisahkan Dilan yang kini berstatus mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB setelah kembali dari Kuba. Di tengah kesibukan kuliah dan rintisan karier sebagai seniman freelance, Dilan juga aktif dalam diskusi dan pergerakan mahasiswa di tengah gejolak politik menjelang Reformasi 1998.
Konflik utama film ini adalah hubungan Dilan dengan Ancika yang mulai diuji ketika dua perempuan dari masa lalunya, termasuk Milea, kembali hadir. Dilan harus menghadapi dilema perasaan di tengah tekanan akademik dan dinamika kehidupan kampus.
Film berdurasi sekitar 110 menit ini diproduksi oleh Falcon Pictures dan merupakan adaptasi dari novel karya Pidi Baiq, melanjutkan cerita dari seri Dilan 1990, Dilan 1991, dan Ancika 1995.
Baca juga: Lirik Lagu Hatchu!! Salma Salsabil, Potret Realita Kehidupan Pekerja
