Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Gita Sorga Bergema dan Maknanya yang Penuh Sukacita

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gita Sorga Bergema adalah salah satu lagu rohani Kristen yang sering dinyanyikan saat perayaan Natal. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Gita Sorga Bergema adalah salah satu lagu rohani Kristen yang sering dinyanyikan saat perayaan Natal. Foto: Pexels.com

Gita Sorga Bergema adalah salah satu lagu rohani Kristen yang sering dinyanyikan saat perayaan Natal. Lagu ini merupakan terjemahan dari "Hark! The Herald Angels Sing" karya Charles Wesley pada tahun 1739.

Gita Sorga Bergema diterjemahkan oleh Yayasan Musik Gereja Indonesia (YAMUGER) pada tahun 1977 dan termuat dalam buku nyanyian gereja seperti Kidung Jemaat nomor 99 dan Puji Syukur nomor 457.

Dengan melodi yang merdu dan makna yang mendalam, lagu ini mengajak umat untuk merenungkan kedatangan Yesus sebagai Juru Selamat. Simak lirik lagu Gita Sorga Bergema dan maknanya di bawah ini!

Lirik Lagu Gita Sorga Bergema dan Maknanya

Lirik lagu Gita Sorga Bergema dan maknanya menjadi bagian penting dari perayaan Natal bagi umat Kristen. Foto: Pexels.com

Mengutip buku Harmoni Pujian karya Margarita D. I. Ottu, S.Pd., M.Pd.K, dan Simron Yerifrans Sanu, SH, berikut lirik lagu Gita Sorga Bergema yang termuat dalam Kidung Jemaat nomor 99:

Gita sorga bergema "Lahir Raja Mulia!"

Damai dan sejahtera

Turun dalam dunia

Bangsa-bangsa bangkitlah

Dan bersoraklah serta

Permaklumkan kabar baik

Lahir Kristus terang ajaib

Gita sorga bergema "Lahir Raja Mulia!"

Raja Damai yang besar

Surya Hidup yang benar

Menyembuhkan dunia

Di naungan sayap-Nya

Tak memandang diri-Nya

Bahkan maut diterima-Nya

Lahir untuk memberi hidup baru abadi

Gita sorga bergema "Lahir Raja Mulia!"

Bangsa-bangsa bangkitlah

Dan bersoraklah serta

Permaklumkan kabar baik

Lahir Kristus terang ajaib

Gita sorga bergema "Lahir Raja..."

Lahir Raja...

Lahir Raja...

Lahir Raja...

Lahir Raja Mulia!

Lagu ini tidak hanya menjadi nyanyian pujian saat perayaan Natal, tetapi juga mengandung pesan mendalam tentang kelahiran Kristus sebagai Raja Damai yang membawa harapan baru bagi dunia.

Dalam setiap baitnya, lagu ini mengajak umat untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus, yaitu sang Raja Mulia yang membawa kedamaian dan kehidupan baru bagi dunia.

Melalui perikan lirik "Permaklumkan kabar baik, lahir Kristus terang ajaib" dan "Lahir untuk memberi hidup baru abadi," lagu ini mengingatkan kita akan makna Natal yang sesungguhnya, yaitu penyelamatan dan kasih Allah yang melimpah bagi umat manusia.

Dengan melodi yang penuh semangat dan lirik yang indah, lagu ini tak hanya menjadi nyanyian dalam ibadah, tetapi juga menjadi pengingat akan kehadiran Kristus sebagai Raja Damai di tengah dunia.

Baca Juga: Lirik Lagu Mari Kita Sambut Sang Raja, Nyanyian Rohani Natal

Lirik Kidung Jemaat Lainnya

Ilustrasi umat Kristen menyanyikan Kidung Jemaat pada perayaan natal. Foto: Pexels.com

Berikut beberapa lirik lagu Kidung Jemaat lainnya yang sering dinyanyikan dalam perayaan Natal atau ibadah pujian:

1. Muliakanlah

Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi.

Damai sejahtra turun ke bumi bagi orang, bagi orang pengasihan-Nya.

Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi.

Damai sejahtra turun ke bumi bagi orang pengasihan-Nya.

Amin... Amin... Amin.

2. Alam Raya Berkumandang

Alam raya berkumandang oleh pujian mulia.

Dari gunung, dari padang, Kidung malaikat bergema.

Gloria in excelsis Deo, Gloria in excelsis Deo.

Hai gembala, karna apa sambutan ini menggegar?

Bagi Maharaja siapa sorak sorgawi terdengar?

Gloria in excelsis Deo, Gloria in excelsis Deo.

3. Hai Mari Berhimpun

Hai mari berhimpun dan bersukaria, hai mari semua ke Betlehem.

Lihat yang lahir, Raja Bala Sorga.

Sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia, sembah dan puji Dia, Tuhanmu.

Terang yang Ilahi, Allah yang sejati, t’lah turun menjadi manusia.

Allah sendiri dalam rupa insan.

4. Hai Dunia Gembiralah

Hai dunia, gembiralah, dan sambut Rajamu.

Di hatimu terimalah, bersama bersyukur.

Bersama bersyukur, bersama bersyukur, bersama-sama bersyukur.

Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus.

Hai bumi, laut, gunung, lembah, bersoraklah terus.

Bersoraklah terus, bersoraklah terus, bersorak-soraklah terus.

Lagu-lagu ini tidak hanya membawa suasana penuh sukacita, tetapi juga menyampaikan pesan damai, sukacita, dan harapan yang mendalam dalam menyambut kelahiran Kristus.

(SAI)