Lirik Mars NU untuk Merayakan Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-96

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Awal tahun menjadi momen yang sangat istimewa bagi warga Nahdlatul Ulama. Tepat hari ini, Senin (31/1), salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut merayakan hari lahirnya yang ke-96.
Sebagai organisasi kemasyarakatan yang namanya mendunia, perayaan hari lahir NU tentu sangat meriah setiap tahunnya. Salah satunya dengan menyanyikan mars NU sebagai pemersatu para anggotanya.
Dikutip dari buku Memahami Nahdlatul Ulama karangan Muhammad Arief Albani, NU lahir pada 16 Rajab 1344 Hijriyah atau 31 Januari 1926 Masehi setelah rangkaian pemikiran lahir dan batin dari setiap Ulama Nusantara (Indonesia).
Dari pemikiran tersebut lahir pemahaman untuk melestarikan, mengembangkan, mengamalkan ajaran-ajaran berlandaskan Agama, serta membebaskan Indonesia dari belenggu kolonialisme.
Usaha para ulama NU tentu telah diimplementasikan dengan baik, dibuktikan dengan jumlah pengikutnya yang tak terhingga saat ini. Untuk memeriahkan hari lahir dan menjaga solidaritas antar pengikutnya, berikut mars NU yang liriknya sarat akan perjuangan.
Lirik Mars NU
Dikutip dari buku Pendidikan Masyarakat Moderasi, Literasi dan Pernikahan Dini karangan Sulaiman, dkk., lagu La Yal Wathon merupakan lagu mars NU. Dikutip dari laman NU Online, berikut lirik lagu La Yal Wathon sebagai mars NU.
Lirik dalam Bahasa Arab
ياَ لَلْوَطَنْ ياَ لَلْوَطَن ياَ لَلْوَطَنْ Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon
حُبُّ الْوَطَنْ مِنَ اْلإِيمَانْ Hubbul Wathon minal Iman
وَلاَتَكُنْ مِنَ الْحِرْماَنْ Wala Takun minal Hirman
اِنْهَضوُا أَهْلَ الْوَطَنْ Inhadlu Alal Wathon
اِندُونيْسِياَ بِلاَدى Indonesia Biladi
أَنْتَ عُنْواَنُ الْفَخَاماَ Anta ‘Unwanul Fakhoma
كُلُّ مَنْ يَأْتِيْكَ يَوْماَ Kullu May Ya’tika Yauma
طَامِحاً يَلْقَ حِماَمًا Thomihay Yalqo Himama
Artinya:
Pusaka Hati Wahai Tanah Airku
Cintamu dalam Imanku
Jangan Halangkan Nasibmu
Bangkitlah Hai Bangsaku
Pusaka Hati Wahai Tanah Airku
Cintamu dalam Imanku
Jangan Halangkan Nasibmu
Bangkitlah Hai Bangsaku
Indonesia Negeriku
Engkau Panji Martabatku
Siapa Datang Mengancammu
Kan Binasa di bawah dulimu
(DND)
