Ma Fi Qalbi Ghairullah untuk Jodoh beserta Makna dan Kandungannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak ungkapan dalam bahasa Arab yang kerap diucapkan, salah satunya ma fi qalbi ghairullah. Ungkapan ini bisa diucapkan saat seseorang sedang putus cinta atau baru saja kehilangan seseorang yang dicintai karena dalam kondisi apapun sejatinya manusia akan berlindung kepada Allah SWT.
Disadur dari buku Aku dan Islam oleh Anggi Lestari, arti ma fi qalbi ghairullah adalah "tiada perkara apapun di hatiku kecuali Allah SWT". Ungkapan ini menjadi bentuk pengakuan seorang hamba terhadap keyakinan hatinya untuk selalu ingat dan hanya berharap kepada Allah SWT.
Seorang Muslim yang menjadikan kalimat ma fi qalbi ghairullah sebagai pedoman hidupnya berarti ia berharap bisa menjauhi hal-hal yang bersifat duniawi seperti harta, tahta, dan manusia dan hanya memfokuskan hatinya untuk Allah SWT.
Itu mengapa umat Muslim perlu mengamalkan kalimat ini dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, ujian berupa godaan duniawi tidak akan berhenti menghampiri manusia. Jika tidak mengingat Allah, godaan ini akan membuat seseorang lalai dalam menjauhi larangan-Nya.
Makna Ma Fi Qalbi Ghairullah
Kalimat ma fi qalbi ghairullah terdiri atas 5 kata, yaitu:
Ma (مَا)
Fii (فِي)
Qalbi (قَلْبِي)
Ghairu (غَيْرُ)
Allah (الله)
Kalimat ma fi qalbi ghairullah mempunyai makna berupa ketegasan iman kepada Allah SWT. Seorang Muslim yang mengaku beriman kepada Allah adalah yang mengutamakan Allah di dalam setiap langkahnya.
Seorang Muslim harus mampu istiqomah dengan pengakuannya. Diawali dengan mengucapkan dalam hati dan melaksanakan dengan perbuatan. Sebab, ucapan soal keteguhan iman tidak lengkap jika tak diiringi dengan perbuatan nyata.
Kandungan Ma Fi Qalbi Ghairullah
Kalimat ma fi qalbi ghairullah juga memiliki kandungan yang luar biasa. Dikutip dari buku Kajian Semantik Arab Klasik dan Kontemporer karangan Prof. Dr. Moh Matsna HS, M.A., berikut beberapa keutamaannya:
Seorang Muslim akan selalu mengingat Allah SWT
Teguh imannya kepada Allah SWT
Membentengi diri dari perbuatan yang buruk
Hatinya tidak mudah melakukan perbuatan maksiat
(EAR)
