Konten dari Pengguna

Macam-Macam Amanah dalam Islam yang Wajib Diamalkan Setiap Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi macam-macam amanah dalam Islam. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macam-macam amanah dalam Islam. Foto: Pixabay.

Amanah artinya sifat yang dapat dipercaya. Sifat ini mencerminkan kemampuan seseorang untuk menerima, menyampaikan, dan menjaga segala sesuatu yang diberikan oleh orang lain.

Amanah dapat berupa pesan, ucapan, perbuatan, harta, atau tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Amanah yang wajib ditunaikan oleh setiap orang adalah hak-hak Allah SWT, seperti sholat, zakat, puasa, berbuat baik kepada sesama, dan yang lainnya.

Dikutip dari buku Akidah Akhlak Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV karya Fida’ Abdilah dan Yusak Burhanudin, perintah amanah kepada manusia telah dijelaskan dalam surat Al Ahzab ayat 72.

اِنَّا عَرَضْنَا الْاَمَانَةَ عَلَى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَالْجِبَالِ فَاَبَيْنَ اَنْ يَّحْمِلْنَهَا وَاَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْاِنْسَانُۗ اِنَّهٗ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًاۙ

Artinya: Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh.

Oleh karenanya, setiap orang harus membiasakan diri untuk menjaga amanah dalam hidupnya. Sebab, menjaga amanah dengan baik adalah salah satu akhlak terpuji dan dicintai oleh Allah.

Sosok yang dapat dijadikan contoh dalam hal menjaga amanah adalah Nabi Muhammad SAW. Beliau sampai mendapat julukan Al-Amin yang berarti orang yang dapat dipercaya dan As Shadiq yang artinya orang yang benar dari suku Quraisy di Mekkah. Keteladanannya menjaga amanah telah terlihat sejak sebelum dirinya diangkat menjadi nabi dan rasul Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia diberikan amanah dalam banyak hal. Apa saja?

Macam-Macam Amanah

Ilustrasi macam-macam amanah dalam Islam. Foto: Pixabay.

Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP/Mts Kelas VIII terbitan Inoffast Publishing Indonesia, ada tiga macam amanah yang diberikan manusia oleh Allah dalam kehidupan sehari-hari, yakni:

Amanah terhadap Allah SWT

Pada dasarnya, manusia diberikan kepercayaan agar beriman kepada Allah Yang Maha Esa. Amanah ini adalah bentuk ketaatan atas segala perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Sebagaimana telah dijelaskan dalam Alquran Surat Al Anfal ayat 27.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَخُوْنُوا اللّٰهَ وَالرَّسُوْلَ وَتَخُوْنُوْٓا اَمٰنٰتِكُمْ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! anganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahuinya.

Contoh amanah kepada Allah adalah menjalankan semua yang diperintahkan dan meninggalkan semua larangan-Nya. Orang yang mengabdi kepada-Nya berarti telah memenuhi segala amanah-Nya. Sebaliknya, orang yang tidak mengabdi kepada-Nya berarti telah mengingkari semua amanah-Nya.

Dalam menjalankan amanah ini, perlu diniatkan untuk mencari ridho Allah. Sehingga, amanah tersebut dapat memiliki nilai ibadah yang membawa kebaikan di dunia maupun di akhirat.

Amanah terhadap sesama manusia

Amanah ini meliputi hak-hak antar manusia. Pada hakikatnya, setiap manusia merupakan makhluk yang saling membutuhkan.

Contoh sederhananya, ketika seseorang dititipkan pesan atau barang yang harus disampaikan kepada yang berhak, ia memberikannya dengan tidak menambah atau mengurangi amanah tersebut.

Perintah amanah terhadap sesama manusia juga dijelaskan dalam Alquran surat An-Nisa ayat 58.

اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُكُمْ اَنْ تُؤَدُّوا الْاَمٰنٰتِ اِلٰٓى اَهْلِهَاۙ وَاِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ اَنْ تَحْكُمُوْا بِالْعَدْلِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ سَمِيْعًاۢ بَصِيْرًا

Artinya: Sungguh, Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.

Amanah terhadap dirinya sendiri

Amanah ini dapat berupa janji kepada diri sendiri untuk memelihara dan menggunakan seluruh kemampuannya untuk menjaga kelangsungan hidup, kesejahteraan, dan kebahagiaan dirinya. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surat Al Mu’minun ayat 8.

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ ۙ

Artinya: Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya.

(IPT)