Macam-Macam Haji yang Perlu Diketahui Umat Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima dan wajib dikerjakan bagi orang yang mampu. Terdapat macam-macam haji yang perlu diketahui umat Islam yang dibedakan berdasarkan waktu pelaksanaannya.
Haji berarti berkunjung ke Baitullah atau Kakbah untuk melakukan beberapa amalan, seperti wukuf, mabit, melempar jumrah, tawaf, dan sa’i. Amalan-amalan tersebut dilakukan pada waktu tertentu untuk memenuhi panggilan Allah SWT.
Macam-Macam Haji
Macam-macam haji penting diketahui jamaah yang akan menjalankan ibadah ini. Dinukil dari buku Fikih Madrasah Aliyah Kelas X oleh Harjan Syuhada dan Sungarso, ada tiga macam jenis haji sebagai berikut.
1. Haji Tamattu
Haji Tamattu adalah melaksanakan umrah lebih dahulu, lalu haji. Dalam hal ini, jamaah wajib membayar dam nusuk sesuai ketentuan manasik. Pelaksanaan haji dengan cara Tamattu ini dianjurkan bagi semua jamaah haji serta petugas.
2. Haji Ifrad
Haji Ifrad berarti hanya melaksanakan haji dan tidak wajib membayar dam. Pelaksanaannya bisa dipilih bagi jamaah haji yang masa waktu wukufnya sudah dekat atau kurang lebih lima hari.
Haji Ifrad dapat dilakukan dengan empat cara, yakni:
Melaksanakan haji saja tanpa melakukan umrah.
Melaksanakan haji terlebih dahulu, kemudian melakukan umrah.
Melaksanakan umrah sebelum bulan-bulan haji, lalu berihram haji pada bulan haji.
Melaksanakan umrah pada bulan-bulan haji, kemudian pulang ke Tanah Air dan berangkat kembali ke Tanah Suci untuk melaksanakan haji.
3. Haji Qiran
Haji Qiran adalah melaksanakan haji dan umrah di dalam satu niat dan satu pekerjaan sekaligus. Jamaah haji Qiran wajib membayar dam nusuk.
Pelaksanaan haji dengan jenis ini bisa menjadi pilihan bagi jamaah haji yang tidak bisa melaksanakan umrah sebelum dan sesudah haji karena sesuatu hal. Salah satunya bagi jamaah haji yang masa tinggalnya di Makkah sangat terbatas.
Baca juga: Harga Haji Plus beserta Masa Tunggunya
Syarat-Syarat Haji
Seseorang yang ingin melaksanakan haji harus memenuhi syarat-syarat haji berikut ini.
Beragama Islam
Berusia dewasa atau akil baligh
Berakal atau tidak gila
Merdeka atau bukan budak
Memiliki kemampuan dalam hal biaya untuk perjalanannya ke Tanah Suci, kesehatannya, keamanannya, dan nafkah bagi keluarga yang ditinggalkan
Rukun Haji
Rukun haji merupakan perbuatan-perbuatan yang dilaksanakan dalam ibadah haji. Jika salah satu rukun ini tidak dijalankan, ibadah haji menjadi tidak sah.
Ihram
Wukuf di Padang Arafah
Tawaf Ifadah
Sa’i antara safa dan marwah
Mencukur rambut kepala atau tahallul
Tertib
Hal-Hal yang Dilarang dalam Haji dan Umrah
Ada enam hal yang dilarang saat menjalankan ibadah haji dan umrah sesuai, dikutip dalam buku Rahasia Haji & Umrah Mengungkap Hikmah Tersembunyi di Balik Setiap Tahapan Ibadah Umrah dan Haji oleh Imam al-Ghazali.
Memakai kemeja, celana, sepatu kulit, dan serban
Memakai wewangian
Mencukur rambut
Bersetubuh
Membunuh binatang buruan darat
(ECI)
Frequently Asked Question Section
Haji rukun Islam ke berapa?

Haji rukun Islam ke berapa?
Haji merupakan rukun Islam kelima.
Apa itu haji?

Apa itu haji?
Haji berarti berkunjung ke Baitullah untuk melakukan beberapa amalan pada waktu tertentu untuk memenuhi panggilan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Apa salah satu rukun haji?

Apa salah satu rukun haji?
Wukuf di Padang Arafah.
