Konten dari Pengguna

Macam-macam Hukum Tawid dan Contohnya dalam Al Quran

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hukum tajwid dalam Al Quran. Foto: Umma
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hukum tajwid dalam Al Quran. Foto: Umma

Al Quran merupakan pedoman hidup umat Muslim. Membaca dan mempelajarinya menjadi kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. Membaca Al Quran tidak sama seperti membaca teks biasa, tetapi ada aturan atau kaidah yang berlaku. Aturan-aturan tersebut dipelajari dalam ilmu tajwid.

Mengutip buku Belajar Cepat Ilmu Tajwid oleh Ust. Khalillurrahman El-Mahfani, tajwid berasal dari bahasa Arab yang artinya membaguskan. Jadi, ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari cara membaca Al Quran dengan baik dan benar agar maknanya sempurna.

Hukum mempelajari ilmu tajwid adalah fardhu kifayah, tetapi mengaplikasikannya saat membaca Al Quran adalah fardhu ain. Allah SWT berfirman:

اَوۡ زِدۡ عَلَيۡهِ وَرَتِّلِ الۡقُرۡاٰنَ تَرۡتِيۡلً

Aw zid 'alaihi wa rattilil Qur'aana tartiila

Artinya: “atau lebih dari (seperdua) itu, dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan.”

Macam-macam Hukum Tajwid

Ilustrasi membaca Al Quran. Foto: Freepk

Ada berbagai macam hukum tajwid yang perlu dipelajari dan dipahami umat Muslim, yaitu:

1. Izhar

Izhar merupakan hukum tajwid yang termasuk dalam hukum bacaan nun mati dan tanwin. Izhar artinya jelas, jadi jika ada huruf nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf izhar harus dibaca dengan jelas tanpa dengung. Huruf izhar ada enam, yaitu ء , ه , ع , غ , ح , خ.

Contoh:

سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ(Al Qadr ayat 5)

Dibaca salaamun hiya hattaa mat la'il fajr

2. Ikhfa

Mengutip buku Aku Pintar Tajwid oleh Luthfi Yansyah (2014), ikhfa atau adalah menyembunyikan suara nun mati atau tanwin pada salah satu huruf-huruf ikhfa. Cara membanya adalah dengan samar antara suara “n” dan “ng” sepanjang 2 harakat.

Huruf ikhfa terdiri dari 15 huruf, yaitu: ta'(ت), tsa' (ث), jim (ج), dal (د), żal (ذ), zai (ز), sin (س), syin (ش), sad (ص), dad (ض), tha (ط), zha (ظ), fa' (ﻑ), qaf (ق), dan kaf (ك).

Contoh:

خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ (Al-Alaq ayat 2)

Dibaca khalaqal innnsaana min 'alaq

3. Idgham

Idgham artinya memasukkan. Maksudnya, memasukkan atau meleburkan dua huruf seakan-akan ada tasydid. Idgham terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Idgham bighunnah, yaitu memasukkan bunyi nun mati atau tanwin ke dalam huruf idgham bighunnah dengan dengung dan ditahan sepanjang 2 harakat. Huruf idgham bighunnah ada empat, yakni: mim (م), Nun (ن), Waw (و), dan Ya (ي).

Contoh:

اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّ (Al Lahab ayat 1)

Dibaca abii lahabiww-watabb

  • Idgham bilaghunnah, yaitu memasukkan bunyi nun mati atau tanwin ke dalam huruf idgham bighunnah tanpa didengungkan dan tidak dipanjangkan. Ada dua huruf hijaiyah yang termasuk huruf idgham bilaghunnah, yaitu lam (ل) dan ra (ر).

Contoh:

وَيْلٌ لِّكُلِّ (Al Humazah ayat 1)

Dibaca wai lul-li kulli

4. Qalqalah

Qalqalah adalah suara tambahan (pantulan) yang terjadi pada huruf bersukun setelah menekan pada makhraj huruf tersebut. Huruf qalqalah ada lima, yaitu ba (ب), jim (ج), dal (د), ta (ط), dan qaf (ق). Qalqalah sendiri terbagi menjadi dua macam, yakni:

  • Qalqalah sugra, berlaku jika huruf qalqalah berharakat sukun berada di tengah kata. Cara membacanya adalah memantulkan suara dengan lemah.

Contoh:

يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ (Al Qariah ayat 4)

Dibaca yauma yakuununnasu kalfaroosyil mab(e)suus.

  • Qalqalah kubra, berlaku jika salah satu huruf qalqalah dibaca mati karena berhenti atau diwaqafkan di akhir ayat. Cara membanya memantulkan suaranya dengan lebih jelas atau kuat.

Contoh:

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ (Al Lahab ayat 1)

Dibaca tabbat yadaa abii lahabiwwatabb(e)

(ADS)