Konten dari Pengguna

Macam-Macam Mukjizat dan Unsurnya sebagai Keutamaan Nabi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Macam-Macam Mukjizat. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Macam-Macam Mukjizat. Foto: pixabay.com

Mukjizat merupakan anugerah dan keutamaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada seluruh rasul-Nya. Mukjizat menjadi bekal bagi para nabi untuk mengantisipasi tantangan dalam menyampaikan ajaran-Nya.

Mengutip buku Aqidah Akhlaq karangan Taofik Yusmansyah, mukjizat merupakan suatu kejadian luar biasa yang dialami oleh seorang nabi sebagai bukti kenabiannya untuk ditunjukkan kepada kaum yang ragu.

Dalam perjalanan para nabi, mereka seringkali mendapatkan tantangan dari kaumnya untuk membuktikan kebenaran ajaran yang dibawanya. Maka dari itu, mukjizat hadir sebagai bukti kebenaran atas ajaran nabi dan penguat bahwa mereka adalah utusan Allah SWT kepada manusia.

Ilustrasi Macam-Macam Mukjizat. Foto: pixabay.com

Macam-Macam Mukjizat

Disadur dari buku Pendidikan Agama Islam: Akidah Akhlak Untuk Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII karangan Drs. H. Masan AF, M.Pd, menurut sifatnya, mukjizat dibagi menjadi dua macam, yakni:

1. Mukjizat Kauniyah

Mukjizat kauniyah merupakan mukjizat yang tampak dan dapat ditangkap oleh panca indera manusia. Sifat dari mukjizat ini adalah tidak kekal dan hanya berlaku pada nabi tertentu. Contohnya mukjizat tongkat Nabi Musa AS dapat berubah menjadi ular yang hanya dapat disaksikan oleh kaumnya.

2. Mukjizat Aqliyah

Mukjizat aqliyah merupakan mukjizat yang hanya dapat dipahami oleh akal pikiran manusia. Sifat dari mukjizat ini adalah kekal, abadi, dan tidak mengalami perubahan. Contoh dari mukjizat ini hanya Alquran.

Ilustrasi Macam-Macam Mukjizat. Foto: pixabay.com

Unsur-Unsur Mukjizat

Tidak semua hal dapat dikategorikan sebagai mukjizat. Berikut unsur-unsur yang harus ada dalam mukjizat seperti dikutip dari buku Aqidah Akhlaq karangan Taofik Yusmansyah.

  • Kejadian luar biasa yang tidak dapat dipelajari

Luar biasa dalam konteks ini maksudnya adalah sesuatu yang berada di luar hukum sebab akibat dan tidak dapat dipelajari.

  • Terjadi pada seseorang yang mengaku nabi

Mukjizat hanya terjadi kepada seorang nabi. Karenanya, jika hal luar biasa terjadi pada seorang yang bukan nabi tidak disebut sebagai mukjizat.

  • Tantangan bagi yang meragukan kenabian

Tantangan ini harus terjadi bersamaan dengan pengakuan nabi. Apabila terjadi sebelum atau sesudahnya, maka itu bukan mukjizat. Contohnya adalah peristiwa Daud kecil menantang Jalut yang tidak disebut sebagai mukjizat karena belum diangkat sebagai nabi.

  • Tantangan tidak mampu ditandingi

Mukjizat seorang nabi harus dilayani oleh kaum yang menentangnya. Apabila tantangan itu dapat ditandingi, maka itu bukan mukjizat.

(DND)