Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Macam-Macam Puasa Wajib yang Perlu Diketahui Umat Islam
8 Maret 2024 11:51 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Mengetahui macam-macam puasa wajib beserta ketentuannya sangat penting bagi setiap Muslim. Ini karena puasa termasuk ibadah utama dalam Islam selain sholat lima waktu.
ADVERTISEMENT
Dalam Bahasa Arab, puasa disebut dengan shaum. Kata shaum sendiri terbentuk dari kata shauman wa shiyaamanaa yang maknanya adalah menahan diri.
Menurut Solikhin dalam bukunya Tata Cara dan Tuntunan Segala Jenis Puasa (2015), puasa adalah ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari hawa nafsu, seperti lapar dan haus dari sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Selain menahan lapar dan haus, umat Islam juga harus mampu untuk mengendalikan diri dari amarah dan nafsu seksual.
Macam-Macam Puasa Wajib
Berdasarkan hukumnya, puasa dibedakan menjadi puasa wajib dan puasa sunah. Puasa wajib adalah puasa yang diharuskan pengerjaannya. Apabila tidak dilakukan, akan mendapat dosa.
Sedangkan puasa sunah adalah puasa yang pengerjaannya tidak diwajibkan. Artinya, jika dikerjakan mendapat pahala, apabila tidak dikerjakan tidak berdosa.
ADVERTISEMENT
Tiap-tiap puasa masih bisa dibedakan lagi menjadi beberapa macam. Berikut macam-macam puasa wajib sebagaimana dihimpun dari buku Dahsyatnya Puasa Wajib dan Sunnah oleh Akhyar As-Shidiq (2010).
1. Puasa Ramadan
Puasa Ramadan merupakan jenis puasa yang paling utama karena menjadi salah satu pilar atau kewajiban pokok dalam agama Islam. Puasa ini dilaksanakan selama sebulan penuh oleh mereka yang memenuhi syarat. Adapun syarat berpuasa di antaranya baligh, berakal, mampu secara fisik, serta suci dari haid dan nifas.
2. Puasa Nazar
Puasa nazar adalah puasa yang dilakukan untuk melunasi janji. Nazar adalah janji yang diucapkan seseorang kepada dirinya sendiri maupun kepada Allah SWT.
Misalnya, jika seseorang lulus ujian maka ia berniat puasa selama satu minggu. Puasa tersebut wajib ditunaikan setelah apa yang diinginkan tercapai. Sebab, nazar adalah utang yang wajib dibayar.
ADVERTISEMENT
3. Puasa Kafarat
Kafarat secara harfiah artinya mengganti, menutupi, membayar, dan memperbaiki. Kafarat juga dapat diartikan sebagai denda atau kompensasi yang perlu dibayarkan setelah melakukan kesalahan atau kemaksiatan. Contohnya, suami istri yang melakukan hubungan seksual di siang hari pada bulan Ramadan wajib membayar kafarat uzhma.
Adapun urutan kafarat uzhma sebagai berikut, memerdekakan hamba sahaya perempuan yang beriman. Jika tidak mampu, berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu, wajib memberi makanan 60 orang miskin sebanyak satu mud atau kurang lebih sepertiga liter.
Jika memilih untuk berpuasa, orang yang telah melakukan maksiat wajib menebus dosanya dengan sungguh-sungguh selama dua bulan penuh.
4. Puasa Qadha
Secara harfiah, qadha artinya mengganti atau melunasi. Puasa qadha adalah puasa yang dilakukan untuk mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan karena uzur. Misalnya, sakit parah, haid, nifas, hamil, atau menyusui.
ADVERTISEMENT
(GLW)