Konten dari Pengguna

Macam-macam Shalat Sunnah Rawatib dan Bacaan Niatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menjalankan shalat sunnah rawatib Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menjalankan shalat sunnah rawatib Foto: iStock

Shalat sunnah rawatib merupakan ibadah sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum atau setelah melaksanakan shalat fardhu. Shalat ini dapat dapat dikerjakan empat rakaat dengan dua kali salam.

Dalam buku Shalat Sunnah Hikmah dan Tuntunan Praktis oleh Nasrul Umam Syafi’i dan Lukman Hakim, terdapat dua macam shalat sunnah rawatib, yaitu muakkadah dan ghairu muakkadah. Shalat sunnah rawatib muakkadah merupakan shalat sunnah yang mendekati wajib, sedangkan ghairu muakkadah kedudukannya lebih ringan dibandingkan muakkadah.

Shalat sunnah rawatib total berjumlah 20 rakaat yang terdiri dari sunnah rawatib muakkadah dan ghairu muakkadah. Untuk pembagiannya yaitu sebagai berikut:

Shalat sunnah rawatib muakkadah 14 rakaat

  • Empat rakaat sebelum Dzuhur

  • Dua rakaat sesudah Dzuhur

  • Dua rakaat sesudah Maghrib

  • Dua rakaat sesudah Isya

  • Dua rakaat sebelum Subuh

  • Dua rakaat sesudah Jumat

Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari Muslim, Ibn Umar ra. Berkata, “Saya menghafal sepuluh rakaat shalat sunnah dari Nabi SAWm yakni dua rakat sebelum Dzuhur, dua rakaat sesudah Dzuhur, dua rakat sesudah Maghrib dirumahnya, dua rakat sesudah Isya dirumahnya dan dua sebelum Subuh dan dua rakaat sesudah Jumat.” (HR. Bukhari Muslim).

Shalat sunnah rawatib ghairu muakkadah 6 rakaat

  • Dua rakaat atau empat rakaat sebelum Ashar

  • Dua rakaat sebelum Maghrib

  • Dua rakaat sesudah Isya

Niat Shalat Sunnah Rawatib

Shalat sunnah rawatib apabila dikerjakan sebelum shalat fardhu maka disebut Qobliyah, sedangkan apabila dikerjakan setelah shalat fardhu disebut Ba’diyah. Mengenai bacaan niatnya tentu berbeda antara Qobliyah dan Ba’diyah, berikut bacaannya:

  • Shalat sunnah rawatib sebelum subuh

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatash Subhi Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya: "Aku niat mengerjakan shalat sunnah sebelum subuh 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

  • Shalat sunnah rawatib sebelum dzuhur

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya: "Aku niat mengerjakan shalat sunnah sebelum zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

  • Shalat sunnah rawatib sesudah dzuhur

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya: "Aku niat mengerjakan shalat sunnah sesudah zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

  • Shalat sunnah rawatib sebelum ashar

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatadlashri rok’ataini qabliyatan mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala

Artinya: "Aku niat shalat qabliyah ashar dua rakaat menghadap kiblat karena Allah.”

  • Shalat sunnah rawatib sesudah maghrib

اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatal Maghribi Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya, "Aku niat mengerjakan shalat sunnah sesudah magrib 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

  • Shalat sunnah rawatib sesudah Isya

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholi Sunnatal Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyatta Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala

Artinya: "Aku niat mengerjakan shalat sunnah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala."

  • Shalat sunnah rawatib sebelum sholat Jumat

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى

Bacaan latinnya: "Ushalli sunnatal Jumu‘ati rak‘ataini qabliyyatan lillāhi ta‘ālā."

Artinya: "Aku berniat salat sunah qabliyah Jumat dua rakaat karena Allah SWT."

(PDN)