Konten dari Pengguna

Makanan Burung Walet dan Sumbernya yang Perlu Dipahami Pembudi Daya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Burung Walet. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Burung Walet. Foto: pixabay.com

Burung walet merupakan salah satu hewan yang banyak dibudidayakan karena harga sarangnya yang sangat tinggi. Sarang burung walet yang terbuat dari air liur hewan tersebut juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Menukil buku Panduan Lengkap Walet (2013), walet merupakan burung pemakan serangga yang bersifat aerial atau suka meluncur. Burung ini biasanya berwarna cokelat tua kehitaman dengan dada berwarna cokelat muda.

Burung walet memiliki kemampuan terbang yang cepat dengan ukuran tubuh sedang atau kecil. Sayapnya berbentuk bulan sabit yang sempit, runcing, dan sangat kuat. Sedangkan kakinya terbilang kecil dan lemah yang membuatnya jarang hinggap di dahan.

Burung walet biasanya berdiam diri di gua atau rumah yang cukup lembab dengan pencahayaan remang-remang atau gelap. Di langit-langit gua atau rumah, walet membuat sarang sebagai tempat beristirahat dan berkembang biak.

Sarang walet yang terbuat dari air liurnya ini dapat dimanfaatkan sebagai obat, khususnya di China. Untuk mendapatkan sarang walet yang bernilai jual tinggi, seorang pembudi daya harus memperhatikan kualitas dan kesehatan hewannya.

Ilustrasi Sarang Burung Walet. Foto: pixabay.com

Makanan Burung Walet

Makanan merupakan faktor utama yang menentukan kesehatan burung walet. Dalam buku Kiat Sukses Menjadi Konsultan Sarang Burung Walet (2020) disebutkan bahwa makanan burung walet adalah serangga terbang yang meliputi:

  • Semua jenis lalat, seperti lalat buah, lalat sehari, lalat rumah, dan lalat haji

  • Lebah

  • Tawon

  • Semua jenis belalang bersayap

  • Rayap atau anai-anai

  • Laron

  • Kepik, beluk, lembing, atau walang sangit

  • Capung atau sibar

  • Semua jenis kumbang bersayap

  • Semut api, semut rangrang atau semut merah

  • Kutu busuk, gaplek, menis (ampas beras), dan jerami yang disiram air

Ilustrasi Burung Walet. Foto: pixabay.com

Sumber Makanan Walet

Seiring beralannya waktu, tingkat populasi serangga akan mengalami penurunan jika terus dijadikan sebagai konsumsi. Karenanya, pembudi daya burung walet sebaiknya juga memahami dari mana saja cara mengundang serangga.

Agar lebih paham, simak penjelasan mengenai sumber makanan walet yang dirangkum dari buku Kiat Sukses Menjadi Konsultan Sarang Burung Walet (2020).

1. Serangga tumbuhan

Serangga makanan burung walet biasanya berasal dari tumbuhan seperti lamtoro mini, pisang, mangga, dan jambu. Tanaman ini berfungsi sebagai penghasil serangga terbang. Lingkungan rumah yang memiliki banyak pepohonan menjadi sumber makanan utama bagi burung walet.

2. Serangga organik

Serangga organik biasanya muncul dari pupuk urea yang dibasahi air.

3. Serangga nonorganik

Mengundang serangga dapat dilakukan dengan menimbun gaplek, bekatul, jagung, dan gabah. Selain itu, tumpukan jerami yang disiram air juga dapat mendatangkan kutu sebagai pakan walet.

4. Serangga kotoran binatang

Kotoran binatang (ayam, kambing, sapi) yang ditumpuk akan mengundang datangnya serangga.

5. Serangga pasar tradisional

Penumpukan buah dan sayuran busuk mengundang datangnya serangga pakan walet.

(DND)