Makanan Burung Walet dan Sumbernya yang Perlu Dipahami Pembudi Daya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Burung walet merupakan salah satu hewan yang banyak dibudidayakan karena harga sarangnya yang sangat tinggi. Sarang burung walet yang terbuat dari air liur hewan tersebut juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Menukil buku Panduan Lengkap Walet (2013), walet merupakan burung pemakan serangga yang bersifat aerial atau suka meluncur. Burung ini biasanya berwarna cokelat tua kehitaman dengan dada berwarna cokelat muda.
Burung walet memiliki kemampuan terbang yang cepat dengan ukuran tubuh sedang atau kecil. Sayapnya berbentuk bulan sabit yang sempit, runcing, dan sangat kuat. Sedangkan kakinya terbilang kecil dan lemah yang membuatnya jarang hinggap di dahan.
Burung walet biasanya berdiam diri di gua atau rumah yang cukup lembab dengan pencahayaan remang-remang atau gelap. Di langit-langit gua atau rumah, walet membuat sarang sebagai tempat beristirahat dan berkembang biak.
Sarang walet yang terbuat dari air liurnya ini dapat dimanfaatkan sebagai obat, khususnya di China. Untuk mendapatkan sarang walet yang bernilai jual tinggi, seorang pembudi daya harus memperhatikan kualitas dan kesehatan hewannya.
Makanan Burung Walet
Makanan merupakan faktor utama yang menentukan kesehatan burung walet. Dalam buku Kiat Sukses Menjadi Konsultan Sarang Burung Walet (2020) disebutkan bahwa makanan burung walet adalah serangga terbang yang meliputi:
Semua jenis lalat, seperti lalat buah, lalat sehari, lalat rumah, dan lalat haji
Lebah
Tawon
Semua jenis belalang bersayap
Rayap atau anai-anai
Laron
Kepik, beluk, lembing, atau walang sangit
Capung atau sibar
Semua jenis kumbang bersayap
Semut api, semut rangrang atau semut merah
Kutu busuk, gaplek, menis (ampas beras), dan jerami yang disiram air
Sumber Makanan Walet
Seiring beralannya waktu, tingkat populasi serangga akan mengalami penurunan jika terus dijadikan sebagai konsumsi. Karenanya, pembudi daya burung walet sebaiknya juga memahami dari mana saja cara mengundang serangga.
Agar lebih paham, simak penjelasan mengenai sumber makanan walet yang dirangkum dari buku Kiat Sukses Menjadi Konsultan Sarang Burung Walet (2020).
1. Serangga tumbuhan
Serangga makanan burung walet biasanya berasal dari tumbuhan seperti lamtoro mini, pisang, mangga, dan jambu. Tanaman ini berfungsi sebagai penghasil serangga terbang. Lingkungan rumah yang memiliki banyak pepohonan menjadi sumber makanan utama bagi burung walet.
2. Serangga organik
Serangga organik biasanya muncul dari pupuk urea yang dibasahi air.
3. Serangga nonorganik
Mengundang serangga dapat dilakukan dengan menimbun gaplek, bekatul, jagung, dan gabah. Selain itu, tumpukan jerami yang disiram air juga dapat mendatangkan kutu sebagai pakan walet.
4. Serangga kotoran binatang
Kotoran binatang (ayam, kambing, sapi) yang ditumpuk akan mengundang datangnya serangga.
5. Serangga pasar tradisional
Penumpukan buah dan sayuran busuk mengundang datangnya serangga pakan walet.
(DND)
