Makna Angka 5 dalam Islam dan Menurut Kepercayaan Masyarakat Jawa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kepercayaan Feng Shui, setiap angka memiliki arti yang berbeda-beda. Misalnya, angka 5 yang dipercaya dapat merugikan seseorang.
Angka 5 juga dapat membawa pengaruh yang tidak baik. Dijelaskan dalam buku Angka dan Makna oleh Timotius Tirsan (2014), angka ini sulit untuk dikombinasikan dengan angka dan huruf lainnya.
Terkadang, angka 5 juga membawa gangguan penyakit. Sehingga, angka ini sangat dibenci dan dijauhi dalam kepercayaan Feng Shui. Jika angka ini muncul pada dekorasi bangunan, dipercaya akan terjadi kecelakaan fatal.
Tidak hanya Feng Shui, beberapa orang juga kerap mengaitkan filosofi angka 5 dengan kepercayaan dan agama mereka. Lantas, bagaimana filosofi angka 5 dalam Islam?
Filosofi Angka 5 dalam Islam
Sebenarnya, Islam tidak mengenal filosofi angka ataupun huruf. Bahkan, Rasulullah SAW melarang umatnya untuk percaya pada ramalan angka tersebut yang diyakini dapat membawa sial atau keberuntungan.
Sebab, hal tersebut termasuk perbuatan syirik dan dapat mendatangkan dosa besar. Dalam Surat An-Nisa ayat 50, Allah SWT berfirman:
“ Perhatikanlah, betapa mereka mengada-adakan dusta terhadap Allah! Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka).”
Oleh karena itu, umat Muslim dilarang untuk mempercayai ramalan angka. Terlebih, jika ramalan tersebut mengkhususkan angka yang dianggap dapat membawa sial atau keberuntungan.
Bicara soal angka 5, dalam Alquran terdapat 2 kali penyebutan yang merujuk pada angka tersebut, yakni pada Surat Al-Kahfi ayat 22 dan Al-Mujadalah ayat 7.
Dijelaskan dalam buku Misteri Angka di Balik Alquran karya Muhammad Sondan (2008), Surat Al-Kahfi ayat 22 menjelaskan tentang jumlah sebenarnya dari ashabul kahfi. Sedangkan surat Al-Mujadalah ayat 7 menceritakan tentang celaan terhadap perundingan rahasia untuk memusuhi Islam.
Kemudian, angka 5 juga ditemukan pada nasihat Rasulullah SAW yang mengatakan bahwa:
Pergunakan masa mudamu sebelum datang masa tuamu.
Pergunakan masa luangmu sebelum datang masa sibukmu.
Pergunakan waktu sehatmu sebelum datang masa sakitmu.
Pergunakan waktu kayamu sebelum datang masa miskinmu.
Pergunakan masa hidupmu sebelum datang matimu.
Angka 5 juga ditemui dalam rukun Islam. Rukun tersebut terdiri atas syahadat, sholat, puasa, zakat, dan naik haji. Kelima rukun tersebut hendaknya ditunaikan oleh seorang Muslim agar dapat memperkuat akidahnya.
Selain penyebutan tersebut, tidak ada riwayat lain yang menjelaskan tentang angka 5 secara khusus. Oleh karena itu, para ulama tidak membahasnya lebih detail lagi.
Meski begitu, masyarakat Jawa percaya bahwa angka 5 dapat memberikan makna khusus pada kehidupan seseorang. Mengutip buku Merasa Beruntung Menjadi Minoritas karya Moddie Aw (2017), mereka menggunakan angka ini untuk merangkum ajaran kehidupan manusia.
Misalnya ajaran “emoh limo” yang melarang seseorang untuk menjauhi 5 perbuatan maksiat. Ajaran tersebut meliputi emoh main (tidak berjudi), emoh maling (tidak mencuri), emoh madon (tidak main perempuan), emoh madat (tidak memakai obat terlarang), dan emoh mabuk (tidak mabuk).
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa arti angka 5 dalam teori Feng Shui?

Apa arti angka 5 dalam teori Feng Shui?
Angka 5 disebut sebagai bintang jahat yang dapat merugikan seseorang.
Apa akibatnya jika angka 5 digunakan dalam beberapa keadaan?

Apa akibatnya jika angka 5 digunakan dalam beberapa keadaan?
Menurut teori Feng Shui, angka 5 yang muncul pada dekorasi bangunan dipercaya dapat menciptakan kecelakaan fatal.
Apa hukum mempercayai angka 5?

Apa hukum mempercayai angka 5?
Hal tersebut termasuk perbuatan syirik yang dapat mendatangkan dosa besar.
