Konten dari Pengguna

Makna Bunga Higanbana dan Tempat Menikmatinya di Jepang

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bunga Higanbana. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bunga Higanbana. Foto: pixabay.com

Higanbana merupakan bahasa Jepang dari lycoris radiata atau biasa disebut dengan red spider lily. Nama spider merujuk pada bentuk bunga ini yang menyerupai laba-laba. Higanbana memiliki makna kematian dan reinkarnasi.

Melansir dari buku Kasus Pembunuhan Juliet karangan Lilyht, dalam bahasa Jepang, kata ‘higan’ berarti tepian yang lain atau diartikan sebagai alam baka. Bunga higanbana juga sering diartikan sebagai bunga cantik yang tumbuh di neraka dan menjadi pembimbing bagi jiwa-jiwa yang telah meninggal.

Bentuk bunga higanbana tidak teratur dengan satu bagian sempit melengkung ke belakang dan benang sari yang panjang. Setiap batangnya terdiri dari kelopak bunga utuh yang tumbuh secara terpisah (sendiri-sendiri).

Meski bentuknya cantik, bunga ini mengandung racun yang mematikan, terutama pada bagian umbinya. Daun dan bunga higanbana tidak pernah tumbuh secara bersamaan. Jika bunganya mekar, daunnya akan gugur. Ketika daunnya tumbuh, bunganya akan layu.

Ilustrasi Bunga Higanbana. Foto: pixabay.com

5 Tempat Terbaik untuk Menikmati Bunga Higanbana di Jepang

Bunga higanbana biasanya ditanam di tepi kuburan, karena racunnya yang mampu mengusir hama perusak. Bunga ini dapat dinikmati pada saat ekuinoks musim gugur. Berikut beberapa tempat terbaik untuk menikmati bunga higanbana di Jepang yang dilansir dari laman Tsunagu Japan.

  • Kinchakuda Manjushage Park (Saitama)

Kinchakuda Manjushage Park (Saitama) merupakan ladang bunga higanbana terbesar di Jepang. Taman ini memiliki diameter 500 meter dan luas 22 hektar. Terdapat 5 juta bunga higanbana yang mekar dari pertengahan September hingga akhir Oktober di ladang ini.

  • Kenei Gongendo Park (Saitama)

Terdapat 3,5 juta bunga higanbana yang mekar di Kenei Gongendo Park (Saitama) pada musim gugur.

Ilustrasi Bunga Higanbana. Foto: pixabay.com
  • Gugyo-ji Temple (Ibaraki)

Gugyo-ji Temple (Ibaraki) merupakan tempat cucu perempuan pahlawan perang Tokugawa “Senhime” berada. Setiap musim gugur 50.000 bunga higanbana mekar di tempat ini. Selain itu, terdapat pula bunga lili putih yang kontras dengan bunga ini, sehingga dapat menciptakan pemandangan yang indah.

  • Anao-ji Temple (Kyoto)

Anao-ji Temple (Kyoto) terletak di Gunung Bodai. Di tempat ini, bunga higanbana mekar diiringi pemandangan bulir emas dari ladang gandum di sekitarnya.

  • Katsuragi Hitokotonushi Shrine (Nara)

Di Katsuragi Hitokotonushi Shrine (Nara), bunga higanbana mekar di antara persawahan, gunung, sungai, dan sinar matahari. Sehingga menciptakan gradasi warna yang menarik.

(DND)