Konten dari Pengguna

Makna Dua Kalimat Syahadat sebagai Doa Masuk Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seorang yang masuk Islam. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang yang masuk Islam. Foto: Pixabay

Islam merupakan agama dengan populasi terbesar kedua di dunia. Penyebarannya cukup pesat hingga pemeluknya semakin banyak.

Bahkan tidak sedikit orang non-Muslim yang tertarik dengan agama Islam hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf. Proses untuk masuk Islam pun terbilang cukup mudah.

Dengan membaca dua kalimat syahadat, seseorang telah resmi menjadi bagian dari umat Islam. Untuk memahami lebih lanjut mengenai doa masuk Islam tersebut lengkap dengan arti dan maknanya, simak penjelasan berikut.

Doa Masuk Islam: Membaca Dua Kalimat Syahadat

Mengutip buku Panduan Muslim Sehari-hari oleh DR. KH. M. Hamdan Rasyid, MA dan Saiful Hadi El-Sutha, syahadat merupakan syarat pertama dan utama bagi siapa pun yang ingin memeluk agama Islam. Dengan dua kalimat syahadat itu pula keislaman seseorang akan diketahui, sehingga hak-hak dan keselamatannya terjaga

“Barangsiapa mengucapkan syahadat dan mengingkari terhadap penyembahan selain hanya kepada Allah, maka terjagalah hartanya dan dirinya, sedangkan perhitungan batin orang tersebut terserah kepada Allah.” (HR. Muslim)

Sesuai dengan arti kata Syahadat itu sendiri yang berarti “kesaksian”, maka membaca dua kalimat syahadat bagi orang yang memeluk Islam adalah suatu keharusan. Karena keislaman seseorang itu tidak hanya cukup dalam hati, melainkan juga harus dinyatakan dalam ucapan dan tindakan.

Ilustrasi ceramah. Foto: Pixabay

Menyadur buku Panduan Syahadat yang ditulis Taufiqurrohman, M.Si, berikut adalah bacaan dua kalimat syahadat bagi seseorang ketika ingin masuk Islam:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah.

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

Kalimat syahadat pertama, yakni “Asyhadu an laa ilaaha illallaahu” merupakan penegasan bahwa seseorang sepenuhnya percaya dan meyakini bahwa tiada Tuhan yang layak untuk disembah dan tidak menyembah yang lain sebagai sekutu Allah SWT. Karena itu syahadat yang pertama ini kemudian dikenal sebagai “Syahadat Tauhid”

Sedangkan kalimat syahadat yang kedua, yakni “Wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah” disebut juga sebagai Syahadat Rasul. Kalimat ini merupakan ikrar dan penegasan bahwa seseorang percaya dan yakin sepenuh hati bahwa Muhammad adalah seorang Nabi dan Rasul yang diutus oleh Allah kepada seluruh umat manusia untuk membawa risalah tauhid yaitu Alquran.

Setelah itu, seseorang yang telah dinyatakan masuk Islam haruslah dibimbing dan senantiasa membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاهْدِنِي، وَعَافِنِي، وَارْزُقْنِي

Allahummaghfirli warhamni wahdini wa’fini warzuqni.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosaku, kasihanilah aku, berikan petunjuk untukku, afiyatkan aku, dan berikan anugerah-Mu untukku.”

Doa ini berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim dari Thariq bin Usyaim Al-Asyja’I, ia berkata:

“Ketika seseorang memeluk Islam, maka diajarkan salat oleh Rasulullah saw. Kemudian Rasulullah saw memerintahkan orang tersebut untuk berdoa dengan kalimat ini, ‘Allahummaghfirli warhamni wahdini wa ‘afini warzuqni’.” (HR. Muslim)

Hikmah dan Manfaat Membaca Dua Kalimat Syahadat

Ilustrasi melaksanakan kewajiban bagi umat Muslim. Foto: Pixabay

Menukil buku Panduan Muslim Sehari-hari oleh DR. KH. M. Hamdan Rasyid, MA dan Saiful Hadi El-Sutha, terdapat tiga hikmah dan manfaat mengikrarkan syahadat, antara lain:

  • Sebagai tanda dari keyakinan yang tertanam di dalam qalbu (hati).

  • Sebagai bukti bahwa orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat telah melaksanakan rukun pertama dari lima rukun Islam.

  • Sebagai syarat sah untuk melaksanakan berbagai macam amal ibadah dan kewajiban-kewajiban agama Islam serta untuk mendapatkan hak-hak sebagai Muslim atau Muslimah.

(IMR)