Makna Kias Kering Kerontang dan Idiom Lain tentang Keuangan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Idiom kering kerontang kerap digunakan untuk menggambarkan kondisi keuangan. Makna kias kering kerontang berkaitan dengan jumlah atau muatan.
Merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kering kerontang mempunyai makna kias dan makna lugas. Gabungan kata tersebut umumnya digunakan untuk menggambarkan kondisi sesuatu yang tidak basah atau lembap.
Makna lugas dari kering kerontang adalah kering sekali. Namun, makna kias kering kerontang sedikit berbeda dengan makna lugas, Untuk memahaminya, simak penjelasan berikut ini.
Makna Kias Kering Kerontang
Makna kias disebut juga sebagai makna konotatif. Dikutip dari buku Mahir Berbahasa Indonesia SMA Kelas XII Program Bahasa oleh P. Tukan (2006: 21), makna kias adalah makna yang tidak menunjuk arti sebenarnya. Makna kias dihasilkan melalui perbandingan maupun persamaan suatu objek atau kondisi.
Pada umumnya, makna kias dibentuk dengan menggabungkan dua kata yang menghasilkan makna baru yang berbeda dengan makna aslinya. Gabungan kata tersebut dikenal dengan istilah idiom.
Salah satu contoh idiom yang kerap digunakan adalah kering kerontang. Idiom ini dapat digunakan untuk menggambarkan objek atau kondisi yang berkaitan dengan muatan.
Berdasarkan KBBI, makna kias kering kerontang adalah kosong. Dalam hal finansial, idiom kering kerontang kerap digunakan untuk menggambarkan kondisi dompet seseorang yang kosong atau tidak berisi.
Idiom lain tentang Keuangan
Selain kering kerontang, ada juga beberapa idiom lain yang bisa digunakan untuk menggambarkan kondisi keuangan. Berikut kumpulan idiom tentang keuangan yang dikutip dari berbagai sumber.
1. Sendok emas
Sendok emas adalah ungkapan yang digunakan untuk menyebut kelas sosial tertentu. Makna kias sendok emas adalah seseorang yang lahir dari keluarga yang sangat kaya dan terpandang.
2. Gaji buta
Gaji buta sering diucapkan di lingkungan kerja. Ungkapan ini dipakai untuk menyebut seseorang yang tidak menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya, namun tetap mendapatkan upah atau keuntungan.
3. Gulung tikar
Gulung tikar menjadi idiom yang banyak digunakan dalam obrolan sehari-hari. Idiom tersebut biasanya berkaitan dengan bisnis atau usaha. Makna kias dari gulung tikar adalah bangkrut.
4. Lintah darat
Lintah merupakan hewan penyedot darah yang tinggal di kawasan hutan. Namun, makna kias dari lintah darat sangat berbeda dari makna aslinya. Lintah darat adalah ungkapan untuk menyebut rentenir atau orang yang meminjamkan uang dengan bunga besar.
5. Uang panas
Uang panas mengandung konotasi negatif. Merujuk KBBI, uang panas diartikan sebagai uang yang diperoleh dengan cara tidak halal atau tidak berkah. Selain itu, uang panas juga dapat diartikan sebagai uang pinjaman dengan bunga yang tinggi.
(GLW)
