Makna Lagu Angin Mamiri, Lagu Daerah Asal Sulawesi Selatan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna lagu “Angin Mamiri” mengisahkan tentang kerinduan seseorang. “Anging Mamiri” adalah lagu daerah yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan.
Dikutip dari jurnal Perancangan Media Pengenalan Filosofi Lagu Anging Mamiri oleh Liony Amelia Maramis, lagu “Anging Mamiri” diciptakan oleh Borra Daeng Ngirate sekitar tahun 1940-an.
Lagu tersebut dibuat dari Lontara Kelong atau karya sastra Sulawesi Selatan yang dilagukan. “Anging Mamiri” dibawakan secara adagio, yakni dengan tempo lambat dan penuh perasaan.
Makna Lagu Angin Mamiri
Memahami lirik “Anging Mamiri” akan membantu seseorang dalam menjiwai lagu daerah tersebut saat menyanyikannya. Penghayatan yang baik akan membuat pesan yang terdapat dalam lagu tersebut tersampaikan kepada pendengar.
“Anging mamiri” secara harfiah bermakna angin semilir. Lagu tersebut mengisahkan seseorang yang menitipkan pesan kepada orang yang dirindukan melalui semilir angin.
Melalui angin yang bertiup semilir, orang tersebut berharap sang pujaan hati mengetahui perasaannya dan merindukannya juga.
Lirik Lagu Anging Mamiri dan Artinya
Berikut ini lirik lagu “Anging Mamiri” beserta terjemahannya dalam Bahasa Indonesia.
Anging mamiri ku pasang
Pitujui tontonganna
Tusaroa takkan lupa
Batumi anging mamiri
Anging ngerang dinging-dinging
Namalontang saribuku
E aule
Na mangu rangi
Tutenaya tutenaya parisina
Batumi anging mamiri
Anging ngerang dinging-dinging
Namalontang saribuku
E aule
Na mangu rangi
Mato'lorang mato'lorang je'ne mato
O o o o o o o o o
O o o o o o o o o
O o o o o o o o o
E aule
Namangngu'rangi
Tutenaya tutenaya parisina
Mato'lorang mato'lorang je'ne mato
Anging mamiri
Ooo anging mamiri
Terjemahan Anging Mamiri
Wahai angin yang bertiup semilir, aku menitip pesan
Sampaikanlah ke jendela rumahnya
Pada dia yang sering melupakan
Wahai angin yang bertiup semilir,
Sampaikanlah hingga ke jendela rumahnya
Pada dia yang sering melupakan
Eaule… hingga dia dapat teringat
Si dia yang tak pernah susah
Eaule... Hingga dia dapat teringat
Si dia yang tak pernah susah
Datanglah wahai angin yang bertiup semilir
Angin yang membawa rasa dingin
Yang menusuk hingga ke sumsum tulang
Eaule... yang membawa perasaan rindu
Yang menghanyutkan, yang menghanyutkan air mata
Eaule... yang membawa perasaan rindu
Yang menghanyutkan, yang menghanyutkan air mata
Ooooooooo
Ooooooooo
Ooooooooo
Wahai angin yang bertiup semilir,
Sampaikanlah hingga ke jendela rumahnya
Pada dia yang sering melupakan
Ooo angin semilir
(GLW)
