Konten dari Pengguna

Makna Lagu Gala Bunga Matahari yang Viral di Media Sosial

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sal Priadi. Foto: Instagram@salpriadi.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sal Priadi. Foto: Instagram@salpriadi.

Lagu "Gala Bunga Matahari" karya Sal Priadi tengah viral di berbagai platform media sosial. Lirik dan makna lagu "Gala Bunga Matahari" yang puitis membuat banyak orang tersentuh, bahkan hingga menangis.

"Gala Bunga Matahari" adalah lagu dari album Markers and Such Pens Flashdisk. Album tersebut berisi 14 lagu yang menceritakan tentang kisah cinta secara umum. Lagu-lagu dalam album tersebut memiliki lirik yang sederhana, namun penuh makna. Salah satunya adalah "Gala Bunga Matahari".

Makna Lagu Gala Bunga Matahari

Ilustrasi Sal Priadi. Foto: ANTARA/Kumparan.

"Gala Bunga Matahari" yang dibawakan oleh Sal Priadi mengandung makna yang sangat dalam. Sebagian orang menerjemahkan makna liriknya tentang kerinduan kepada orang yang sudah meninggal dunia.

Lagu ini dibuka dengan harapan agar pasangan atau keluarga yang telah meninggal datang ke mimpi untuk mengobati rasa rindunya atau menjelma sebagai bunga matahari yang mekar di taman.

Pada bait berikutnya, liriknya berisi pertanyaan seperti apa bentuk surga yang menjadi tempat tinggal orang yang telah tiada. Fakta menariknya, tiga baris pertama bait tersebut merujuk pada ayat-ayat Al-Quran yang mengisahkan kehidupan setelah kematian.

Contohnya bait “Adakah sungai-sungai itu benar-benar dilintasi dengan air susu?" merujuk pada Surat Muhammad ayat 15. Sedangkan bait “Juga badanmu tak sakit-sakit lagi?/ Kau dan orang-orang di sana muda lagi?” merujuk pada Surat Al Waqiah ayat 35 -38.

Lagu "Gala Bunga Matahari" juga mengisahkan tentang proses mengikhlaskan kepergian orang yang telah pergi selama-lamanya. Melalui lagu ini, Sal pun mengajak para pendengarnya yang kehilangan orang tercinta untuk terus melanjutkan kehidupan seperti sedia kala.

Berikut lirik lagu "Gala Bunga Matahari" dari Sal Priadi yang dapat Anda nyanyikan.

Lirik Lagu Gala Bunga Matahari

[Chorus]

Mungkinkah? Mungkinkah? Mungkinkah

Kau mampir hari ini?

Bila tidak, mirip kau jadilah bunga matahari

Yang tiba-tiba mekar di taman

Meski bicara dengan bahasa tumbuhan

Ceritakan padaku

Bagaimana tempat tinggalmu yang baru?

[Verse]

Adakah sungai-sungai itu benar-benar dilintasi dengan air susu?

Juga badanmu tak sakit-sakit lagi?

Kau dan orang-orang di sana muda lagi?

Semua pertanyaan, temukan jawaban

Hati yang gembira, sering kau tertawa

Benarkah orang bilang ia memang suka bercanda?

[Chorus]

Mungkinkah? Mungkinkah? Mungkinkah

Kau mampir hari ini?

Bila tidak, mirip kau jadilah bunga matahari

Yang tiba-tiba mekar di taman

Meski bicara dengan bahasa tumbuhan

'Kan kuceritakan padamu

Bagaimana hidupku tanpamu

[Post-Chorus]

Kangennya masih ada di setiap waktu

Kadang aku menangis bila aku perlu

Tapi aku sekarang sudah lebih lucu

Jadilah menyenangkan seperti katamu

Jalani hidup dengan penuh suka cita

Dan percaya kau ada di hatiku selamanya, oh

[Chorus]

Mungkinkah? Mungkinkah? Mungkinkah

Kau mampir hari ini?

Bila tidak, mirip kau jadilah bunga matahari

Mungkinkah? Mungkinkah? Mungkinkah

Kau mampir hari ini?

Bila tidak sekarang, janji kita pasti 'kan bertemu lagi

Baca Juga: Biodata Sal Priadi, Aktor sekaligus Penyanyi yang Viral di Media Sosial

(GLW)