Konten dari Pengguna

Makna Lagu Satu Bulan - Bernadya yang Sederhana Namun Terasa Pilu

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyanyi Bernadya saat mengunjungi kantor kumparan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penyanyi Bernadya saat mengunjungi kantor kumparan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

‘Satu Bulan’ merupakan single hits Bernadya yang cukup sering diputar di Indonesia. Makna lagu ‘Satu Bulan’ memiliki lirik dengan diksi sederhana namun mampu membuat pendengar merasa relate dengan liriknya.

Lagu ini begitu dinikmati oleh banyak kalangan. Bernadya menggunakan aransemen musik yang sederhana dan penuh perasaan. Suaranya yang lembut berpadu dengan instrumen musik yang ringan, sehingga menciptakan suasana yang begitu personal

Setiap lagunya memiliki koneksi emosional di dalamnya. Dengan nada suara yang melankolis dan interpretasi lirik yang mendalam, ia mampu menyampaikan kesedihan dan kerinduan secara autentik, yang membuat lagu-lagunya lebih "hidup" di hati pendengar.

Makna Lagu Satu Bulan – Bernadya

instagram embed

Makna lagu ‘Satu Bulan’ mampu menyampaikan rasa kesedihan seorang perempuan dengan sangat indah. Lagu ini bercerita tentang seorang perempuan yang masih belum bisa move on dari sang kekasih. Namun, sang kekasih sudah lebih dulu melupakannya.

“Belum ada satu bulan

Ku yakin masih ada sisa wangiku di bajumu

Namun kau tampak baik saja

Bahkan senyummu lebih lepas

Sedang aku di sini hampir gila”

Bait lirik lagu di atas bisa bermakna bahwa si perempuan merasa kecewa melihat mantannya terlihat baik-baik saja setelah putus, sedangkan dirinya mengalami depresi.

“Sudah adakah yang gantikanku?

Yang khawatirkanmu setiap waktu?

Yang cerita tentang apapun sampai hal-hal tak perlu?”

Si perempuan mulai mempertanyakan beberapa hal dalam pikirannya tentang sang mantan. Dari lirik itu terlihat perasaan denial si perempuan bahwa ia masih tak ingin sang mantan sudah menemukan pengganti dirinya.

Musisi Bernadya menjawab pertanyaan wartawan pada konferensi pers Juni X Day Concert di Jakarta, Selasa, 20/8/2024). Foto: Agus Apriyanto

Secara lebih lengkap bisa kalian simak lirik lagu ‘Satu Bulan’ Bernadya di bawah ini:

Belum ada satu bulan

Ku yakin masih ada sisa wangiku di bajumu

Namun kau tampak baik saja

Bahkan senyummu lebih lepas

Sedang aku di sini hampir gila

Kita tak temukan jalan

Sepakat akhiri setelah beribu debat panjang

Namun kau tampak baik saja

Bahkan senyummu lebih lepas

Sedang aku di sini belum terima

Bohongkah tangismu sore itu di pelukku?

Nyatanya pergiku pun tak lagi mengganggumu

Apa sudah ada kabar lain yang kau tunggu?

Sudah adakah yang gantikanku?

Yang khawatirkanmu setiap waktu?

Yang cerita tentang apapun sampai hal-hal tak perlu?

Kalau bisa jangan buru-buru

Kalau bisa jangan ada dulu

Baru lewat satu bulan

Kemarin ulang tahunku tak ada pesan darimu

Tak apa, mungkin kau lupa

Atau sudah ada hati yang harus kau jaga?

Sudah adakah yang gantikanku?

Yang kau antar jemput setiap Sabtu?

Yang s’lalu ingatkan untuk pakai sabuk pengamanmu

Kalau bisa jangan buru-buru

Sudah adakah yang gantikanku?

Yang khawatirkanmu setiap waktu?

Yang cerita tentang apapun sampai hal-hal tak perlu?

Kalau bisa jangan buru-buru

Kalau bisa jangan ada dulu

Baca Juga: Makna Lagu Blue Kamal dan Liriknya

(SFN)