Makna Lirik Lagu Bangun Pemudi Pemuda yang Diciptakan Alfred Simanjuntak

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lirik lagu “Bangun Pemudi Pemuda” menjadi salah satu lagu nasional yang kerap dilantunkan di Hari Sumpah Pemuda dan Hari Kemerdekaan RI. Lagu ciptaan Alfred Simanjuntak ini memuat lirik tentang semangat golongan pemuda.
Sebelumnya, Alfred menciptakan lagu “Bangun Pemudi Pemuda” sebagai mars sekolah Rakyat Sempurna Indonesia. Pada akhirnya ia menggubah lirik lagu tersebut untuk membakar semangat para pemuda di seluruh Indonesia.
Lagu ini sempat membuat nyawa Alfred terancam karena liriknya yang dinilai patriotik. Namanya pun sempat dimasukkan ke dalam daftar hitam untuk dibunuh oleh polisi militer Jepang. Namun, hal ini baru diketahui Alfred setelah Indonesia merdeka.
Nah, berikut adalah makna lirik lagu Bangun Pemudi Pemuda.
Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas
Tak usah banyak bicara trus kerja keras
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih
Bertingkah laku halus hai putra negri
Bertingkah laku halus hai putra negri
Mendorong Semangat Para Pemuda
Lagu ini berupaya mendorong dan membakar semangat para pemuda di Tanah Air. Lewat lagu ini, para pemuda diajak untuk tetap semangat dalam membela, memperjuangkan, dan mempertahankan Indonesia dari ancaman apa pun.
Masa Depan di Tangan Pemuda
Lagu Bangun Pemuda Pemudi menyimpan makna bahwa golongan pemuda memegang peranan penting untuk meneruskan perjuangan pahlawan bangsa yang sudah gugur. Dengan kata lain, masa depan bangsa Indonesia tergantung pada golongan pemuda yang merupakan generasi penerus bangsa.
Pemuda Pemudi Harus Bekerja Keras, Jujur, dan Ikhlas
Melalui lirik lagu ini, para pemuda diingatkan untuk membuktikan perjuangan melalui perbuatan, bukan hanya dengan kata-kata. Selain itu, pemuda-pemudi juga harus menerapkan sikap jujur, ikhlas, berhati teguh, dan berpikir jernih.
(GTT)
