Konten dari Pengguna

Makna Roma 8:28 dalam Alkitab tentang Campur Tangan Tuhan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Roma 8:28 dalam Alkitab Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Roma 8:28 dalam Alkitab Foto: Unsplash

Roma 8:28 menjadi salah satu ayat Alkitab yang cukup sering disinggung dalam khotbah di gereja. Ayat tersebut berada dalam Perjanjian Baru Alkitab, tepatnya Injil Roma 8 yang ditulis oleh Tertius, pendamping Rasul Paulus.

Roma 8 terdiri dari 39 ayat Alkitab yang membahas tiga hal, yakni “Hidup oleh Roh”, “Pengharapan Anak-anak Allah”, dan “Keyakinan Iman”. Dalam hal ini, Roma 8:28 merupakan bagian dari perikop “Pengharapan anak-anak Allah”.

Seperti ayat Alkitab lainnya, Roma 8:28 juga mengandung makna penting yang perlu diketahui umat Kristen. Untuk memahami makna dari ayat tersebut, Anda bisa menyimak pembahasan lewat artikel berikut.

Ilustrasi Roma 8:28 dalam Alkitab Foto: Unsplash

Bunyi Roma 8:28

Konteks Roma 8:28 mungkin akan lebih mudah dipahami jika disandingkan dengan ayat sebelum dan sesudahnya. Nah, sebelum membahas maknanya, mari baca beberapa ayat Alkitab dalam Roma 8 di sini:

Pengharapan anak-anak Allah

(18) Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

(19) Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.

(20) Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya,

(21) tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.

(22) Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.

(23) Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

(24) Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?

(25) Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.

(26) Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

(27) Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

(28) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

(29) Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

(30) Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Ilustrasi Roma 8:28 dalam Alkitab Foto: Unsplash

Makna Roma 8:28 dalam Alkitab

Roma 8:28 mengandung sejumlah makna. Ayat Alkitab ini mengingatkan umat Nasrani bahwa apa yang terjadi dalam hidup merupakan kehendak dan rencana Tuhan Yesus Kristus, bukan manusia.

Kemudian, Tuhan tidak selalu menjanjikan hal baik dalam hidup. Sesekali manusia akan mengalami tantangan atau cobaan dalam hidupnya. Meski begitu, hal tersebut terjadi untuk kebaikan manusia sendiri. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam buku Rajawali tulisan Dr. Jarot Wijanarko, MP.d (2018).

Cobaan hidup yang datang diizinkan Tuhan untuk membentuk karakter dan iman umat Kristen agar menjadi lebih baik lagi. Di samping itu, umat juga harus ingat bahwa cobaan yang dialami tidak akan melebihi kemampuan diri sendiri. Tuhan Yesus juga selalu mengulurkan tangan-Nya untuk memberikan pertolongan.

(GTT)

Frequently Asked Question Section

Di Mana Letak Roma 8:28?

chevron-down

Roma 8:28 berada dalam Perjanjian Baru Alkitab, tepatnya Injil Roma.

Apa Perikop Roma 8:28?

chevron-down

Judul perikop Roma 8:28, yaitu Pengharapan Anak-anak Allah.

Apa yang Dibahas dalam Roma 8:28?

chevron-down

Roma 8:28 membahas tentang campur tangan Tuhan Yesus dalam hidup orang percaya.