Makna Surat An Nahl Ayat 78 tentang Kemampuan Manusia yang Diberikan Allah SWT

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

An Nahl terdiri dari 128 ayat dan berada di urutan ke-16 dalam Alquran. Mengutip buku Tafsir al-Munir: Aidah, Syariah, Manhaj oleh Prof. Wahbah az-Zuhaili, An Nahl artinya lebah.
Dalam surat ini memuat kisah tentang lebah yang diberikan naluri oleh Allah SWT untuk menyerap sari bunga dan membuat madu yang mampu mengobati manusia. Kisah tersebut diceritakan dalam ayat 68-69.
Selain naluri lebah, surat An Nahl juga membahas banyaknya nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada manusia. Sebagaimana tertuang dalam ayat 78 yang berbunyi:
وَاللّٰهُ اَخْرَجَكُمْ مِّنْۢ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ شَيْـًٔاۙ وَّجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Artinya: "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur."
Ada banyak hikmah yang bisa dipetik dari surat ini. Apalagi sangat banyak nikmat dan anugerah yang Allah berikan untuk umat Muslim. Untuk itu, penting bagi seorang Muslim memahami makna surat An Nahl ayat 78 dalam pembahasan di bawah ini.
Makna Surat An Nahl ayat 78
Mengutip situs resmi Kementerian Agama RI dijelaskan bahwa Allah memberikan manusia kemampuan untuk mendengar, melihat dan merasa dengan hati nurani bukan tanpa alasan. Ketika baru dilahirkan dari perut ibu, seorang manusia tidak mengetahui apa-apa tentang dunia ini.
Oleh karena itu, Allah memberikan manusia tiga kemampuan tersebut untuk mendapatkan ilmu yang banyak. Kemampuan untuk melihat, mendengar, dan merasa memberikan manusia kesempatan untuk mencapai potensi tertingginya. Manusia tidak akan bisa mendapatkan ilmu jika tidak memiliki tiga anggota hal itu.
Untuk itu, setiap Muslim harus bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kemampuan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan. Manusia memiliki mata, kuping, serta hati nurani yang menunjukan betapa besarnya keagungan Allah.
Segala hal di dunia ini dalam rencana Allah. Jadi sudah sepatutnya umat Islam beriman kepada-Nya dan jangan menyiakan apa yang telah diberikan oleh-Nya.
(ADB)
