Konten dari Pengguna

Manfaat Angkak untuk Kesehatan yang Terbukti Secara Klinis

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

com-Angkak merupakan hasil fermentasi beras oleh tumbuhan kelompok Monascus purpureus. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Angkak merupakan hasil fermentasi beras oleh tumbuhan kelompok Monascus purpureus. Foto: Shutterstock

Angkak adalah makanan yang difermentasi dari beras dengan mencampurkan jamur merah Monascus purpureus, Monascus pilosus, Monascus ruber, dan Monascus froridansus. Di Indonesia, bahan ini biasa digunakan sebagai obat herbal untuk menyembuhkan penyakit DBD.

Dikutip dari jurnal Manfaat Angkak terhadap Kenaikan Trombosit pada Penderita DBD susunan Tesia Eryani dan Tesia Iryani (2016), angkak mengandung isoflavon dan lovastatin yang berperan sebagai senyawa anti inflamasi.

Sebagai obat DBD, angkak bekerja dengan cara meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh. Menurut sejumlah penelitian, obat herbal ini juga efektif untuk menurunkan demam tinggi pada seseorang.

Tidak hanya sebagai obat, angkak juga biasa digunakan sebagai bumbu dapur. Apa saja manfaat angkak untuk kesehatan? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.

Manfaat Angkak untuk Kesehatan

Manfaat angkak untuk kesehatan sudah diketahui sejak ribuan tahun lalu. Pembahasan ini tercatat dalam pharmakope Cina kuno untuk obat herbal dan nutraceutika, Ben Cao Gang Mu, yang dijadikan sebagai rujukan pada masa Dinasti Ming (1368-1644).

Ilustrasi beras sebagai bahan dasar pembuatan angkak. Foto: pixabay

Dalam buku tersebut tercatat bahwa angkak memiliki efek terapi untuk sirkulasi darah, memperkuat organ dalam, dan sebagai stimulan pencernaan. Praktisi pengobatan tradisional Cina menggunakan angkak untuk memperbaiki peredaran darah yang tidak lancar, mengobati sakit abdomen, dan disentri.

Tidak hanya itu, manfaat angkak juga diuraikan dalam buku Chinese Medicine yang ditulis oleh Li Shin-Chun dan terbit di Beijing pada tahun 1590. Namun, bukti ilmiah tentang manfaat angkak bagi pengobatan baru terungkap secara jelas pada tahun 1979.

Dijelaskan dalam buku Bebas Kolesterol dan Demam Berdarah dengan Angkak karya Drs Djajat TisnaDjaja, bukti tersebut dapat terungkap melalui hasil penelitian yang dilakukan oleh Prof. Akira Endo. Beliau merupakan dosen di Department of Agricultural and Biological Chemistry, Universitas Tokyo Noko, Jepang.

Prof. Akira Endo mengungkapkan bahwa salah satu metabolit sekunder yang terbentuk selama proses fermentasi angkak, yaitu senyawa monakolin. Senyawa ini memiliki kesamaan struktur dan fungsi dengan lovastatin yang biasa digunakan pada obat penurun kolesterol.

Kemudian, sejumlah penelitian lanjutan menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk senyawa monakolin lain yang terdeteksi dengan Angkak. Semua senyawa tersebut memiliki fungsi yang sama dengan senyawa aktif obat penurun kolesterol dari golongan statin.

Ilustrasi angkak. Foto: pixabay

Hasil-hasil penelitian yang dilaporkan oleh Prof. Akira Endo dan rekan-rekannya inilah yang menjadi pemicu bagi peneliti di seluruh dunia untuk berlomba mengungkapkan potensi angkak. Penelitian mereka difokuskan pada kemampuannya dalam mengontrol laju sintesis kolesterol di liver.

Masyarakat etnis Cina biasa mencampurkan angkak dalam makanan mereka. Tidak hanya untuk menghasilkan warna merah yang menggugah selera, mencampurkan angkak ke dalam bahan makanan juga diyakini bisa membuat perut terasa nyaman setelah makan.

Meski pemanfaatan angkak belum maksimal di Indonesia, para peneliti tetap optimis bahwa bahan dapur ini bisa digunakan sebagai alternatif obat herbal. Pengkajian ilmiah tentang potensi angkak sebagai alternatif bahan penurun kolesterol menjadi fokus utamanya.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu angkak?

chevron-down

Angkak adalah makanan terfermentasi dari beras dengan mencampurkan jamur merah Monascus purpureus, Monascus pilosus, Monascus ruber,dan Monascus froridansus.

Apa kegunaan angkak?

chevron-down

Sebagai pewarna, bumbu dapur, dan obat herbal.

Apa manfaat angkak?

chevron-down

Angkak memiliki efek terapi untuk sirkulasi darah, memperkuat organ dalam, dan sebagai stimulan pencernaan.