Manfaat Hidup Sederhana Menurut Pandangan Umum dan Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hidup sederhana nampaknya menjadi gaya hidup yang banyak digaungkan masyarakat. Lebih dikenal dengan istilah minimalis, gaya hidup ini dilakukan dengan membatasi pengeluaran dan menghilangkan sisi konsumtif seseorang.
Dikutip dari buku Nilai-nilai Desa yang Harus Kita Pelihara karya Nopitasari (2019), gaya hidup sederhana lebih mengedepankan kestabilan finansial seseorang. Sehingga, pelakunya akan terus menabung dan berinvestasi untuk mencapai kesejahteraan di kemudian hari.
Namun, bukan berarti orang yang memilih hidup sederhana tidak memaksimalkan segala fasilitas yang ada. Mereka lebih menekankan gaya hidup hemat, tidak boros, tidak impulsif, dan tidak berlebih-lebihan.
Tentu, gaya hidup seperti ini memberikan manfaat kepada orang yang menerapkannya. Apa saja? Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Manfaat Hidup Sederhana
Hidup sederhana dapat membantu seseorang menyiapkan masa depannya yang lebih matang. Gaya hidup ini bisa meminimalisasi stres, menjaga keuangan lebih stabil, dan membiasakan diri untuk tidak berfoya-foya.
Hidup sederhana sama dengan kemampuan mengendalikan diri atau keinginan. Seseorang yang menerapkan gaya hidup ini tidak akan membeli suatu barang hanya karena keinginan semata, melainkan karena kebutuhannya.
Ada banyak sekali manfaat hidup sederhana yang bisa dirasakan. Dirangkum dari buku Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SD/MI Kelas 6 karya Nita Suherneti, dkk., berikut uraiannya:
1. Tidak sombong dan boros
Dengan gaya hidup sederhana, seseorang akan membeli atau melakukan sesuatu berdasarkan kebutuhannya, bukan karena ingin dilihat atau dipuji orang lain. Sehingga, ia akan terhindar dari sifat berlebihan dan konsumtif. Kedua sifat itulah yang menyebabkan seseorang menjadi sombong dan boros.
2. Terhindar dari lilitan utang
Orang yang hidup sederhana selalu menyesuaikan segala kebutuhan dengan kemampuan yang dimilikinya. Sehingga, ia akan terhindar dari lilitan utang. Ia pun tidak terkesan memaksakan keadaan ataupun situasi tertentu.
Sebaliknya, bila seseorang membeli sesuatu padahal sebenarnya tidak mampu, berarti ia telah bersikap boros. Ia terlalu memaksakan keadaan sehingga tak segan untuk berutang kepada teman-temannya ataupun melakukan hal serupa.
3. Mampu menabung untuk masa depan
Dengan lebih mengutamakan kebutuhan pokok dan mengurangi kebiasaan konsumtif, seseorang dapat menyisihkan sebagian uang dengan menabung. Tabungan ini nantinya berguna untuk persiapan masa depan atau hal-hal mendesak, seperti sakit atau mengalami kecelakaan.
4. Mampu menolong orang lain yang tertimpa kesusahan
Karena memiliki tabungan, orang yang menerapkan gaya hidup sederhana bisa membantu orang lain a yang tertimpa kesusahan. Ia tidak khawatir tabungannya terganggu karena dana darurat sudah disiapkan sedemikian rupa.
Hidup sederhana selaras dengan semangat umum umat Islam, yaitu al-i'tidal (sikap di tengah-tengah). Dalam konteks gaya hidup, sikap ini direpresentasikan dengan berhemat dan sederhana.
Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk hidup hemat dan tidak berlebih-lebihan. Sebagaimana disabdakan dalam hadits berikut:
“Makan dan minumlah, bersedekahlah, dan berpakaianlah kalian dengan tidak berlebih-lebihan atau kesombongan." (HR. Ibnu Majah)
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa nama lain gaya hidup sederhana?

Apa nama lain gaya hidup sederhana?
Gaya hidup sederhana lebih dikenal dengan istilah minimalis atau minimalism.
Apa manfaat hidup sederhana?

Apa manfaat hidup sederhana?
Tidak sombong dan boros, terhindar dari lilitan hutang, mampu menabung untuk masa depan, dan mampu menolong orang lain yang tertimpa kesulitan.
Bagaimana gaya hidup sederhana berjalan?

Bagaimana gaya hidup sederhana berjalan?
Gaya hidup sederhana lebih mengedepankan kestabilan finansial seseorang. Sehingga, pelakunya akan terus menabung dan berinvestasi untuk mencapai kesejahteraan di kemudian hari.
