Manfaat Hutan Bakau untuk Kehidupan Manusia dan Alam Sekitar

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hutan bakau (mangroves) merupakan salah satu ekosistem penting yang biasa ditemukan di pesisir pantai. Hutan ini menggabungkan dua karakteristik antara tumbuhan laut dan darat.
Tidak hanya di laut, hutan bakau juga dapat tumbuh di air payau. Di Indonesia, hutan bakau tumbuh dan terbentang luas di beberapa daerah. Keberadaannya membawa banyak manfaat bagi kehidupan manusia dan alam sekitar.
Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang manfaat hutan bakau bagi kehidupan manusia dan alam sekitar.
Manfaat Hutan Bakau
Dilansir dari World Economic Forum, hutan bakau memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia dan alam sekitar, yaitu:
Pelindung Pantai Alami
Sistem akar yang kokoh dari pohon bakau mampu membentuk penghalang alami. Penghalang ini dapat menahan permukaan pantai dari gelombang ombak yang hebat.
Selain itu, akar bakau juga mampu menahan sedimen sungai dan tanah sehingga dapat memperlambat terjadinya erosi. Kemudian hutan bakau juga dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap risiko kenaikan permukaan laut dan cuaca buruk yang disebabkan oleh perubahan iklim.
Mengurangi Pemanasan Global
Hutan bakau dapat membantu bumi dalam hal memerangi pemanasan global. Caranya dengan menghilangkan karbondioksida dari atmosfer yang sebagian besar tersimpan di dalam tumbuhan.
Penelitian menunjukkan bahwa hutan bakau mengungguli sebagian besar hutan lain dalam hal kapasitasnya untuk menyimpan karbon. Penelitian yang dilakukan terhadap 25 hutan bakau di seluruh wilayah Indo-Pasifik membuktikan bahwa hutan bakau mampu menyimpan karbon empat kali lebih banyak daripada hutan hujan tropis lainnya.
Sebagai Sumber Mata Pencaharian
Banyak orang menggantungkan mata pencaharian mereka pada hutan bakau. Kayu pada hutan bakau bisa dipanen untuk kebutuhan komersial seperti pulp kertas dan daunnya bisa digunakan untuk pakan ternak.
Selain itu, perairan hutan bakau juga dapat memberikan pasokan ikan, kepiting, kerang, dan hasil laut lain untuk nelayan lokal. Hasil laut ini kemudian bisa dijual untuk mendapatkan penghasilan.
Keanekaragaman Hayati
Hutan bakau merupakan tempat yang cocok untuk dijadikan rumah bagi berbagai macam spesies. Itu karena hutan bakau mampu menyediakan habitat bagi beberapa spesies untuk berkembang biak seperti ikan, kerang, kepiting, dan penyu.
Diperkirakan 80% tangkapan ikan dunia bergantung pada hutan bakau, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ini bisa menjadi alasan kuat untuk tetap mempertahankan hutan bakau sebagai salah satu aset bumi.
(MSD)
