Memahami 3 Level Kognitif dalam Pembelajaran di Sekolah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Level kognitif adalah kemampuan siswa dalam menangkap pelajaran yang dijelaskan. Level kognitif ini kerap dijadikan sebagai acuan guru dalam membuat soal ujian.
Kognitif seorang siswa dapat berkembang atau ditingkatkan. Caranya adalah dengan memperbanyak aktivitas belajar siswa. Semakin sering belajar, akan semakin tinggi pula kemampuan kognitifnya.
Siswa yang mampu beradaptasi selama proses pembelajaran juga dapat mengalami perubahan dan perkembangan kognitif, wawasan, dan pemahaman. Bagi Anda yang ingin lebih memahami level kognitif, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.
Memahami 3 Level Kognitif
Level kognitif sangat erat kaitannya dengan taksonomi bloom, yakni struktur hierarki yang menunjukkan keterampilan berpikir seseorang. Berikut uraian tiap levelnya:
1. Level Kognitif 1 (Knowing)
Level kognitif pertama adalah kemampuan siswa memahami pengetahuan atau pelajaran (knowing). Pada level ini, siswa mampu memahami materi pelajaran, membuat persamaan sederhana, dan memecahkan masalah dalam pelajaran minimal dengan satu cara.
Selain itu, siswa juga mampu memahami grafik, tabel, atau materi visual lain, serta dapat mengomunikasikan fakta-fakta dengan terminologi sederhana.
2. Level Kognitif 2 (Applying)
Level kognitif kedua adalah kemampuan siswa untuk menerapkan pengetahuan dan pemahaman yang telah diperoleh (applying). Pada level ini, siswa mampu memahami materi, menginterpretasi dan menganalisis informasi atau data, serta memecahkan masalah dalam pelajaran.
Siswa juga tidak lagi sebatas memahami grafik, tapi dapat menginterpretasikannya dan menjelaskan secara terorganisir dengan terminologi sulit.
3. Level Kognitif 3 (Reasonig)
Level kognitif ketiga adalah kemampuan siswa untuk melakukan penalaran. Pada level ini, siswa sudah mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan gagasan kompleks dalam pelajaran. Siswa juga dapat menyampaikan gagasan dengan terminologi yang benar, serta memecahkan masalah menggunakan berbagai cara.
Baca Juga: Contoh Soal Potensi Kognitif dan Jawabannya
Pengembangan Soal Menggunakan Level Kognitif
Sebagaimana yang sudah dijelaskan di awal, level kognitif siswa dapat menjadi acuan guru dalam membuat soal. Berikut karakteristik soal di tiap level yang mesti dipahami guru.
1. Karakteristik Soal Level Kognitif 1
Menunjukkan ingatan dan pemahaman dasar materi-materi pelajaran serta bisa membuat persamaan sederhana.
Menunjukkan tingkatan dasar dalam memecahkan masalah sesuai contoh soal yang pernah diberikan.
Menunjukkan pemahaman dasar terhadap bentuk penyajian data grafik, label dan bentuk visual lainnya.
Menyampaikan fakta-fakta dasar melalui istilah sederhana.
2. Karakteristik Soal Level Kognitif 2
Menunjukkan pengetahuan dan pemahaman materi pelajaran, serta mampu mengaplikasikan ide-ide dan konsep sesuai konteks tertentu.
Membuat penafsiran dan analisis terhadap suatu informasi serta data.
Melakukan pemecahan masalah-masalah umum di suatu materi pelajaran.
Membuat penafsiran data berupa grafik, tabel maupun bentuk visual lainnya.
Menyampaikan secara gamblang menggunakan istilah-istilah khusus.
3. Karakteristik Soal Level Kognitif 3
Menunjukkan pengetahuan dan pemahaman lebih luas terkait materi pelajaran, serta penerapan ide maupun konsep untuk kondisi serupa maupun kondisi berbeda.
Melakukan analisis, sintesis dan evaluasi terhadap gagasan atau informasi teraktual.
Menjabarkan hubungan sebuah gagasan dan informasi teraktual.
Membuat penafsiran dan penjelasan gagasan kompleks suatu ilmu pelajaran.
Menyampaikan gagasan nyata dan akurat menggunakan istilah (terminologi) yang benar.
Melakukan pemecahan masalah menggunakan berbagai cara.
Membuat demonstrasi hasil pemikiran orisinal.
(DEL)
