Memahami Akibat Tidak Memiliki Dasar Negara dan Contohnya
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dasar negara menjadi salah satu komponen yang harus dimiliki oleh suatu negara. Komponen ini berperan sebagai pedoman masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Sejatinya, dasar negara adalah sikap atau pandangan hidup yang dijadikan sumber nilai, hukum, dan tata tertib. Dengan kata lain, dasar negara merupakan fondasi dari penyelenggaraan suatu negara.
Dasar negara memiliki beberapa fungsi tertentu, di antaranya:
• Sebagai dasar kelahiran suatu negara.
• Sebagai dasar kegiatan penyelenggaraan negara.
• Sebagai dasar dan sumber hukum negara.
• Sebgai dasar partisipasi warga negara.
Seperti diketahui, dasar negara adalah fondasi yang penting untuk suatu negara. Tanpa komponen ini, negara akan mudah dihancurkan oleh negara lain. Sebab, negara tidak memiliki tujuan dan landasan yang kuat.
Selain itu, identitas negara juga akan kesulitan mendapat pengakuan dan kepercayaan dari dunia. Sehingga, negara sulit bekerja sama dengan negara lain.
Hal tersebut juga dapat memicu konflik dalam masyarakat dan mengganggu jalannya pemerintahan. Ini karena negara yang bersangkutan tidak memiliki dasar yang mampu membimbing masyarakat serta pemerintah.
Dasar Negara Indonesia
Di Indonesia sendiri, dasar negara yang berlaku adalah Pancasila. Dasar negara ini menjadi acuan masyarakat untuk berperilaku dan mewujudkan cita-cita Tanah Air.
Selain itu, Pancasila juga menjadi dasar kehidupan dalam berbagai aspek, mulai dari politik, sosial, ekonomi, budaya dan lainnya.
Tanpa kehadiran Pancasila, Indonesia tentu akan kacau. Pemerintah akan kesulitan menyelenggarakan pemerintahan, berbagai permasalahan dapat terjadi.
Di sisi lain, Indonesia juga rentan mengalami perpecahan karena tidak ada Pancasila yang mempersatukan perbedaan di Tanah Air.
(GTT)

