Konten dari Pengguna

Memahami Apa Itu Abstraksi dalam Struktur Teks Anekdot

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu Abstraksi Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu Abstraksi Foto: Unsplash

Dalam mempelajari jenis teks anekdot, penting untuk mengetahui apa itu abstraksi. Pasalnya, abstraksi sendiri adalah salah satu bagian tak terpisahkan yang ada di dalam struktur teks anekdot.

Secara umum, teks anekdot merupakan jenis teks naratif yang bertujuan untuk menghibur, menyampaikan pesan, atau mengkritik sesuatu melalui cerita. Dalam susunannya, teks anekdot memiliki beberapa struktur spesifik, mulai dari abstraksi hingga koda.

Guna memahami apa itu abstraksi dalam teks anekdot, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Teks Anekdot

Ilustrasi Teks Anekdot Foto: Unsplash

Sebagaimana tertulis di bagian awal artikel, abstraksi tidak bisa dilepaskan dari teks anekdot. Dirangkum dari buku Teks Anekdot oleh Maharani Sikumbang, anekdot adalah cerita singkat yang lucu dan menarik yang menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya.

Anekdot selalu disajikan berdasarkan peristiwa yang sebenarnya. Terkadang, anekdot baik dalam bentuk teks, karikatur, dan beberapa bentuk lainnya memiliki sifat alami, yaitu sebuah sindiran.

Secara lebih lanjut, anekdot memiliki tujuan tertentu saat digunakan dalam berbagai medium. Khusus untuk teks, berikut beberapa tujuan anekdot:

  • Untuk membangkitkan tawa bagi pembaca

  • Sebagai sarana penghibur

  • Sebagai sarana pengkritik

Dikutip dari buku Bahan Ajar Teks Anekdot oleh Yuli Amelia S., kaidah penulisan anekdot kerap disajikan dalam bahasa yang lucu dan berisi peristiwa yang membuat jengkel atau konyol bagi pembaca.

Dalam penulisannya, anekdot memiliki kaidah kebahasaan tersendiri yang berbeda dari jenis teks lainnya. Berikut ini adalah beberapa kaidah kebahasaan dalam teks anekdot:

  • Memakai pertanyaan dengan keterampilan bahasa yang kreatif dan efektif atau retorik.

  • Menulis sesuai struktur yaitu diawali dengan bagian abstrak dan diakhiri dengan bagian koda.

  • Menyatakan peristiwa serta bagian dari peristiwa menggunakan konjungsi.

  • Memakai kata keterangan waktu lampau.

  • Memakai kata predikat atau kata kerja.

  • Memakai kalimat yang berbau perintah.

  • Menggunakan kata seru untuk menegaskan hal-hal tertentu.

  • Menggunakan kalimat yang menyatakan unsur kelucuan terhadap sesuatu yang serius.

  • Dibuat secara berurut dan kronologis.

Apa Itu Abstraksi dalam Teks Anekdot?

Ilustrasi Apa Itu Abstraksi Foto: Unsplash

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia Untuk SMK yang disusun oleh Utami Pratiwi, S.Pd., abstraksi merupakan pendahuluan yang menyatakan latar belakang atau gambaran umum tentang isi dari teks anekdot.

Dalam teks anekdot, abstraksi adalah bagian awal teks yang berfungsi untuk memberikan gambaran umum atau ringkasan tentang isi cerita. Abstraksi biasanya bertujuan untuk menarik perhatian pembaca atau pendengar, sehingga mereka tertarik untuk mengetahui keseluruhan cerita.

Berikut ini adalah ciri-ciri abstraksi dalam sebuah teks anekdot:

  • Terletak di awal teks

  • Bersifat ringkas dan langsung ke poin utama

  • Mengandung unsur yang mampu membangkitkan rasa penasaran atau humor

  • Memberikan sedikit petunjuk tanpa membocorkan keseluruhan cerita

Jika teks anekdot bercerita tentang guru yang memberikan jawaban lucu saat murid bertanya, abstraksinya bisa berupa:

"Suatu hari, seorang murid bertanya kepada gurunya tentang pelajaran, namun jawaban gurunya membuat semua orang di kelas tertawa."

Dengan demikian, abstraksi memberikan gambaran umum tentang apa yang akan diceritakan dalam teks, tanpa mengungkap detail spesifik dari peristiwa tersebut.

Struktur Anekdot Selain Abstraksi

Selain abstraksi, teks anekdot juga terdiri dari beberapa struktur lainnya seperti orientasi, krisis, reaksi, dan koda. Antara lain, yaitu:

1. Orientasi

Setelah memberikan gambaran awal dalam cerita yang hendak diangkat, tahap struktur kedua setelah abstraksi yakni melibatkan orientasi atau latar belakang cerita. Orientasi akan menjelaskan detail mulai dari awal cerita pada teks jenis ini.

Akhirnya, pada setiap contoh teks anekdot pada tahap ini akan terlihat berupa pengenalan mulai dari latar tempat atau waktu, suasana, tokoh yang terlibat, dan sebagainya

2. Krisis

Krisis maksudnya dalam cerita sudah terdapat puncak permasalahan yang dibahas. Sindiran itu sebetulnya juga merupakan kritik sosial secara terselubung. Perlu diketahui bahwa krisis pada sebuah anekdot dapat terjadi berulang kali.

3. Reaksi

Pada tahap struktur sebelumnya menunjukkan permasalahan yang ada dalam cerita. Nah, adanya masalah yang muncul tentu akan juga memunculkan reaksi dari yang berhubungan.

Oleh karena itu, reaksi di sini memuat contoh teks anekdot yang memuat tanggapan yang diberikan terkait dengan permasalahan yang ada.

4. Koda

Struktur teks anekdot yang terakhir yaitu koda atau penutup yang merupakan bagian terakhir dalam cerita anekdot. Pada tahap ini, penulis akan menampilkan keseluruhan situasi akhir dalam kisah yang disuguhkan.

Mengingat begitu pentingnya akhir dari cerita, maka penulisan koda tidak boleh terlewatkan. Bagian akhir membuat bayangan tentang situasi berakhirnya cerita.

Contoh Teks Anekdot

Untuk lebih memahami abstraksi dan struktur lainnya dalam teks anekdot, simak contoh berikut sebagaimana dikutip dari buku Anekdot Superior oleh Miranti:

Abstraksi

Alkisah, pada suatu hari terjadi migrasi tikus besar besaran dari seluruh dunia. Ketika mereka sampai pada satu gorong-gorong besar, mereka memperebutkan kekuasaan. Siapa yang berhak tinggal dan menjadi pemimpin di tempat itu.

Orientasi dan Krisis

Tikus jantan yang besar saling beradu argumen. Seekor tikus dari Amerika dengan sombongnya berkata, "Kami tikus Amerika sangatlah pintar. Buktinya kami bisa membuat perusahaan film yang terkenal di seluruh dunia." (Disney Film dengan ikon Mickey Mouse)

Tikus jantan dari Prancis tidak mau kalah, "Kalian lupa ya, kalau tikus dari Prancis itu mahir memasak. Bahkan hasil masakannya dipuji oleh koki manusia yang terkenal." (Film Ratatouille)

Reaksi dan Koda

Dari ujung terowongan, tikus jantan dari Thailand dengan santainya berkata, "Mari kuceritakan satu hal, aku pernah jalan-jalan ke Indonesia. Ternyata di pemerintahan manusianya dipimpin oleh para sana, tikus (koruptor)." Akhirnya kekuasaan para tikus pun dipimpin oleh tikus dari Indonesia.

Baca Juga: Penjelasan Tujuan Komunikatif Teks Prosedur Lengkap dengan Jenisnya

(SFN)