Memahami Apa Itu Ekosistem dan Komponennya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ekosistem menjadi suatu entitas dinamik yang dikendalikan oleh faktor-faktor internal serta eksternal. Terbentuknya suatu ekosistem tidak lepas dari keberadaan komponen biotik dan abiotik.
Mengutip buku Bimbel: Rahasia Inti Kamus IPA Terpadu SD Kelas 3, 4, 5, 6 yang ditulis Desy Ambarwati S.Pd (2015), dalam ekosistem, organisme dalam komunitas akan berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik dan menjadi suatu sistem.
Kemudian, organisme ini akan beradaptasi dengan lingkungan fisik. Sebaliknya, organisme juga mempengaruhi lingkungan fisik untuk kebutuhan hidupnya.
Lantas, apa itu ekosistem? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan berikut.
Apa Itu Ekosistem?
Berdasarkan informasi dari buku Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta karangan Hartono, ekosistem adalah hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungannya, di mana manusia menjadi bagian integral dari ekosistem tempat hidupnya.
Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 mengartikan ekosistem sebagai tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam bentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.
Sementara itu ekosistem juga dapat didefinisikan sebagai suatu tatanan kesatuan utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi.
Berdasarkan proses terbentuknya, ekosistem dapat terbagi menjadi dua macam, di antaranya:
1. Ekosistem Alami
Ekosistem yang terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia. Misalnya, ekosistem danau, laut, hutan tropis.
2. Ekosistem Buatan
Ekosistem yang terbentuk akibat campur tangan manusia. Contohnya adalah waduk, kolam ikan, sawah.
Komponen-komponen Ekosistem
Menurut Mokhamad Ismai'l S. Si dalam buku Bahas Tuntas 1001 Soal Biologi SMP Kelas VII, VIII, IX (2009), ekosistem terdiri dari dua komponen, antara lain adalah:
1. Lingkungan Biotik
Lingkungan biotik terdiri dari organisme-organisme atau makhluk hidup. Dalam lingkungan ini, ada hubungan-hubungan antar makhluk hidup, baik yang saling menguntungkan atau merugikan.
Tidak hanya sekadar hubungan, persaingan juga terjadi untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. Lingkungan biotik terbagi menjadi tiga, di antaranya:
Produsen: Makhluk hidup yang mampu menyusun makanannya sendiri dari bahan anorganik di lingkungan sekitar. Makhluk ini disebut juga dengan autotrof. Contoh: tumbuhan hijau.
Konsumen: Makhluk hidup yang mendapatkan makanan dengan cara memakan produsen (konsumen tingkat I) atau memakan konsumen di bawahnya (konsumen tingkat II dan seterusnya). Konsumen disebut juga makhluk hidup heterotrof. Contoh: ayam, kucing, kerbau, kambing.
Detritivor: Makhluk hidup yang memakan detritus atau remah-remah, misalnya daun yang jatuh ke tanah. Detritivor berupaya mengubah bagian makhluk hidup yang sudah mati seperti daun menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga lebih mudah diuraikan dekomposer. Contoh: cacing, kluwing.
2. Lingkungan Abiotik
Dalam lingkungan abiotik, terdapat semua komponen benda tidak hidup. Misalnya suhu, air, kelembapan angin, pH (derajat kesamaan), mineral, topografi, hingga energi. Secara tidak langsung lingkungan abiotik mempengaruhi keberadaan dan penyebaran suatu organisme.
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa Contoh dari Ekosistem?

Apa Contoh dari Ekosistem?
Beberapa contoh ekosistem, yakni sungai, laut, hutan, dan sebagainya.
Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem Abiotik?

Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem Abiotik?
Ekosistem abiotik adalah semua komponen tidak hidup yang menyusun suatu ekosistem.
Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem Alami?

Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan Ekosistem Alami?
Ekosistem alami merupakan ekosistem yang terbentuk tanpa campur tangan manusia.
