Memahami Apa Itu Freelance beserta Sistem Kerja Sama dan Jenis Pekerjaannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjadi pekerja lepas atau freelance cukup banyak diminati di era digital seperti sekarang ini. Sifatnya yang cenderung fleksibel cocok dengan tren anak muda sekarang yang tidak suka dengan pekerjaan yang terikat.
Secara umum, freelance adalah jenis pekerjaan yang tidak terikat kontrak jangka panjang dengan perusahaan tertentu. Meskipun sifatnya tidak terikat, ada banyak pekerjaan freelance yang pendapatannya tidak kalah dengan mereka yang bekerja full-time.
Ingin tahu kenapa profesi satu ini semakin digandrungi? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Freelance?
Dikutip dari buku Cari Duit dari Freelance yang ditulis oleh Rahmansyah Dermawan dkk., freelance adalah sebuah profesi yang bekerja pada suatu perusahaan atau instansi tanpa perjanjian kerja jangka panjang dan ikatan yang ketat.
Seorang freelancer tidak terikat oleh waktu atau rutinitas layaknya pekerja kantoran. Mereka cenderung lebih fleksibel karena bisa melakukan pekerjaan di mana saja, kapan saja, dan bekerja secara tim dengan siapa saja.
Singkatnya, freelancer atau pelaku freelance mempunyai hak untuk mengatur waktu kerjanya sendiri. Dengan catatan, pekerjaan yang dilakukan bisa selesai dalam jangka waktu yang ditentukan oleh klien.
Sistem Kerja Sama antara Freelancer dan Pengguna Jasa
Masih dari sumber yang sama, sistem kerja seorang freelancer juga variatif. Dalam hal kerja sama, freelancer bisa membuat surat perjanjian dengan tanda tangan kontrak atau bahkan bisa juga hanya menggunakan persetujuan lisan.
Namun, untuk tujuan yang lebih profesional, ada baiknya freelancer dan pengguna jasa membuat perjanjian kontrak kerja bertanda tangan. Hal ini dilakukan agar kedua belah pihak tidak dirugikan satu sama lain.
Kemudian, untuk masalah balas karya atau gaji juga bermacam-macam. Secara umum, freelancer menetapkan harga berdasarkan hari, jam, atau besar kecilnya proyek yang dikerjakan. Tetapi ada juga yang memberikan harga berdasarkan hasil kerja yang diberikan kepada klien-nya, seperti konsultan misalnya.
Jadi, bukan hanya jam kerja yang fleksibel, sistem kerja sama freelancer dengan pengguna jasa pun juga cenderung lebih cair dan tidak saklek.
Jenis Pekerjaan Freelance
Ada banyak jenis pekerjaan freelance yang bisa Anda temukan di berbagai aplikasi dan laman penyedia kerja. Bahkan, Anda bisa mengambil pekerjaan freelance dari luar negeri jika skill yang Anda miliki cukup mumpuni.
Berikut ini adalah beberapa jenis pekerjaan freelance yang cukup populer:
Penulis dan Editor: Menulis artikel, konten web, buku, dan menyunting konten tulisan.
Desainer Grafis: Membuat desain grafis untuk merek, logo, brosur, dan materi pemasaran.
Pengembang Web: Membangun dan mengembangkan situs web dan aplikasi.
Fotografer: Mengambil foto untuk berbagai acara, produk, atau potret.
Penerjemah: Menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lain.
Konsultan Keuangan: Memberikan saran keuangan kepada klien.
Pemasar Digital: Mengelola kampanye pemasaran online dan strategi media sosial.
Pengajar Online: Mengajar mata pelajaran tertentu melalui platform e-learning.
Baca Juga: Apa Itu Upwork dan Bagaimana Cara Mendapatkan Penghasilan di Tempat Ini?
(SFN)
