Konten dari Pengguna

Memahami Apa Itu Sustainable Business dan Contoh Penerapannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sustainable business. Foto: Unsplash/Abbe Sublett
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sustainable business. Foto: Unsplash/Abbe Sublett

Dunia bisnis saat ini beroperasi di tengah ketidakpastian global yang kian kompleks. Perubahan iklim, berkurangnya sumber daya alam, hingga meningkatnya kebutuhan energi dan pangan membuat rantai pasok sering terganggu secara tak terduga.

Karena itu, perusahaan perlu meninjau kembali cara mereka beroperasi agar tetap relevan dan tangguh menghadapi tantangan masa kini. Salah satu langkah penting yang bisa diambil adalah beralih menuju bisnis berkelanjutan (sustainable business).

Penerapannya bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus ditanamkan dalam setiap aspek operasional perusahaan. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud sustainable business, dan tujuan apa yang ingin dicapai dari konsep ini? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Sustainable Business?

Ilustrasi Kantor. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Mengutip laman International Business Machines, sustainable business atau bisnis berkelanjutan adalah strategi perusahaan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan maupun sosial dalam setiap operasionalnya. Konsep ini biasanya diukur dengan indikator Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dengan kata lain, bisnis berkelanjutan tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memastikan keberlangsungan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat. Hal inilah yang membuat perusahaan semakin relevan dan diterima di tengah perubahan global.

Adapun contoh praktik sustainable business dapat dilihat pada beberapa langkah berikut:

  • Mengoptimalkan efisiensi energi dengan memanfaatkan sumber daya alternatif dan melakukan perhitungan jejak karbon.

  • Membangun infrastruktur yang mampu menekan emisi gas rumah kaca, menjaga sumber daya air, dan mengurangi limbah.

  • Mengelola rantai pasok yang mendukung ekonomi sirkular, mendorong penggunaan ulang, mengurangi limbah sejak tahap awal, serta menjaga kelestarian sumber daya alam.

  • Mendukung pembangunan berkelanjutan dengan menilai risiko, meningkatkan ketahanan bisnis, dan mematuhi regulasi serta tujuan pembangunan global.

Penerapan prinsip keberlanjutan dalam bisnis tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga memberikan keuntungan nyata bagi perusahaan.

kumparan Green Initiative Conference. Foto: kumparan

Adapun untuk mendorong perhatian publik terhadap pentingnya bisnis berkelanjutan, kumparan kembali menghadirkan Green Initiative Conference sebagai wadah kolaborasi lintas sektor.

Acara ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga platform aksi nyata yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, komunitas, hingga masyarakat luas dalam mendorong transisi energi berkelanjutan dan pertumbuhan industri hijau.

Tahun ini, kumparan Green Initiative Conference 2025 mengusung tema “Green Transition for Energy Sovereignty and National Industrial Revival”, sejalan dengan target Net Zero Emission yang tengah dikejar Indonesia.

Rangkaian acara yang akan dihadirkan meliputi panel discussion, keynote speech, presentasi brand lewat Green Sights, pameran inovasi di Green Park, hingga sesi interaktif Curhat Mbak kumparan.

Tak ketinggalan, ada giveaway motor listrik dan produk ramah lingkungan yang siap menambah kemeriahan acara.

Baca Juga: Cara Menghemat Listrik di Rumah untuk Gaya Hidup Ramah Lingkungan

(ANB)

Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa, namun baru kurang dari 1% yang dimanfaatkan. kumparan Green Initiative Conference 2025 hadir sebagai forum lintas sektor untuk mendorong pemanfaatan sumber energi ini demi tercapainya kedaulatan energi bersih. Bergabung pada 17–18 September 2025 di Hotel Borobudur Jakarta. Daftar sekarang di 🔗kum.pr/gic2025.