Konten dari Pengguna

Memahami Arti Big L, Kosa Kata Gaul dalam Bahasa Gen Alpha

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi media sosial. Foto: Rodhi Zulfa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi media sosial. Foto: Rodhi Zulfa/kumparan

Bahasa cakap ala Gen Alpha mulai populer di kalangan anak muda belakangan ini. Kerap muncul kosa kata baru yang tidak terpikirkan artinya oleh orang awam, salah satunya Big L. Lantas, apa arti kata Big L tersebut?

Kata “Big L” sebenarnya berasal dari singkatan Big Lose. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Big artinya besar dan Lose artinya kekalahan. Jadi, kata Big L bisa diartikan sebagai kekalahan yang besar.

Tentu, terjemahan tersebut tidak mewakili makna yang sebenarnya. Anak-anak Gen Alpha biasanya menggunakan kata “Big L” untuk menggambarkan sebuah situasi yang memalukan, menyedihkan, dan membuat kecewa, baik yang dialami diri sendiri maupun orang lain.

Misalnya, ketika seorang siswa gagal mendapatkan juara kelas, ia akan mengatakan, “Astaga, kali ini aku tidak mendapatkan peringkat. Hmm, really Big L.”

Penggunaan kata Big L sebenarnya bisa digunakan dalam banyak konteks obrolan. Penasaran seperti apa? Simak contoh lengkapnya berikut ini yuk.

Penggunaan Kata Big L dalam Percakapan

Ilustrasi bermain sosial media. Foto: Shutterstock

Sederhananya, kata Big L bisa merujuk pada sebuah kegagalan, kekecewaan, sesuatu yang tidak bagus, dan menyedihkan. Terkadang, kata ini juga digunakan untuk melabeli seorang pecundang.

Huruf L yang dimaksud dalam kata Big L memiliki makna “lose” atau “loser” yang artinya kekalahan atau pecundang. Jadi, konotasinya memang cukup negatif.

Namun, Gen Alpha biasa menggunakannya dalam berbagai konteks obrolan. Misalnya ketika seseorang melihat suatu acara tidak berjalan lancar, ia akan mengatakan, “Acara ini kacau dan tidak berjalan dengan baik, Big L.”

Dalam konteks lain, ketika ada pelaku kejahatan seksual atau bullying, Gen Alpha akan menjuluki mereka sebagai Big L. Sebab, ia dianggap pecundang karena telah melakukan perbuatan yang tidak baik dan melanggar hukum.

Tidak selalu bermakna negatif, kata Big L juga lazim digunakan dalam kalimat percakapan lainnya. Beberapa contohnya sebagai berikut:

  • "Waduh, kita kalah lagi. Ini sih big L buat tim kita."

  • "Ketinggalan kereta tadi itu big L banget, sekarang harus nunggu lama."

  • "Duh, aku lupa bawa dompet. Ini big L sih buat hari ini."

  • "Kamu nggak jadi pergi liburan? Wah, big L tuh!"

  • "Nilai ujian gue jeblok, ini sih big L besar buat gue."

Istilah Baru Gen Alpha

Ilustrasi bermain media sosial. Foto: Shutter Stock

Tidak hanya Big L, ada deretan kosa kata unik lainnya yang diciptakan dalam bahasa cakap ala Gen Alpha. Berikut daftar lengkapnya:

  • Gutted: benar-benar kecewa dan sangat sedih, perasaannya kosong.

  • Dishy: digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat menarik dan seksi.

  • Chuffed: bangga dengan pencapaian diri sendiri dan senang dengan sesuatu.

  • Lookmaxxing: Perawatan wajah atau tubuh.

  • Chad: Maskulin.

  • Yapping: Mengoceh atau cerewet.

  • Ace: sebagai kata benda berarti sesuatu yang keren. Namun, dalam kata kerja, artinya adalah orang yang ahli.

  • Bloke: slang ini populer di Inggris dan menggambarkan sosok pria dengan kepribadian baik.

  • Chinwag: istilah untuk mendeskripsikan obrolan yang panjang dan menyenangkan.

  • OPP: Orang yang tidak disukai.

  • BETA: Lemah.

  • Zesty: Sebutan untuk laki-laki yang bertingkah laku atau berpakaian feminin.

Baca juga: Arti Skibidi, Istilah Gaul yang Dipakai Gen Alpha dalam Percakapan Sehari-hari

(MSD)