Memahami Arti Infant, Usia Emas dalam Tumbuh Kembang Bayi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Infant merupakan salah satu istilah yang digunakan untuk mengelompokkan bayi berdasarkan usia tumbuh dan kembangnya. Infant artinya jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah bayi atau anak yang baru lahir.
Terdapat sejumlah pendapat mengenai batas usia seorang bayi dikatakan infant. Department Health Republic of South Africa mendefinisikan infant sebagai bayi berusia 28 hari sampai 1 tahun. Di sisi lain, American Acafemy of Pediatric menyebut rentang usia infant mulai dari 0-12 bulan.
Pada intinya, secara umum infant merujuk pada bayi yang berusia di bawah usia 1 tahun. Usia ini termasuk masa emas bayi karena mereka mengalami perkembangan yang pesat di fase ini.
Memahami Arti Infant dan Perkembangannya
Dikutip dari situs Parents, bayi dapat dikatakan sebagai infant apabila masih berusia kurang dari 1 tahun. Khusus untuk bayi yang baru lahir atau berusia di bawah 1 bulan, mereka disebut sebagai newborn infant.
Berdasarkan informasi dari situs Centers for Disease Control and Prevention, pada tahun pertama ini, bayi akan belajar memfokuskan penglihatannya. Mereka juga mulai meraih barang-barang, mengeksplorasi, dan mempelajari hal-hal yang ada di sekitarnya.
Dari segi kognitif atau perkembangan otak, bayi infant pun perlahan bisa memproses memori dan bahasa. Mereka tidak lagi sekadar mengeluarkan suara yang tidak memiliki makna atau celoteh seperti "ma-ma" dan "da-da".
Di masa emas ini, bayi juga sedikit demi sedikit mulai bisa berpikir dan bernalar. Mereka dengan aktif mendengarkan dan mencerna ucapan orang di sekitarnya. Itulah kenapa tak jarang kita mendapati bayi meniru perkataan orang dewasa.
Perkembangan emosional bayi infant pun berkembang sama pesat seperti kognitifnya. Pada tahun pertama ini, bayi mulai membangun cinta dan kepercayaan kepada orang tua serta orang terdekatnya.
Di akhir periode infant, orang tua mungkin akan melihat si kecil mulai bisa berdiri dan berjalan dengan berpegangan pada benda-benda di sekitar. Idealnya, berat badan si kecil juga sudah bertambah tiga kali lipat dari berat lahirnya.
Tips Parenting untuk Bayi Infant
Bayi infant harus didampingi dan dididik dengan cara yang benar agar proses perkembangan dan pertumbuhannya berjalan maksimal. Berikut ini tips untuk orang tua dalam mendampingi si kecil yang berusia 0-1 tahun.
Berbicara dengan bayi karena suara orang tua terdengar menenangkan.
Menjawab setiap kali si kecil membuat suara. Jawabannya bisa dengan mengulang ucapannya atau melontarkan kata-kata sederhana. Kegiatan ini akan membantu bayi mempelajari bahasa.
Membacakan buku untuk bayi. Kegiatan ini bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan bayi dalam memahami bahasa dan suara.
Menyanyi atau memainkan musik untuk bayi. Tujuannya untuk membantu bayi menyukai musik yang berdampak baik bagi perkembangan otaknya.
Memuji si kecil dan memberikannya perhatian serta cinta.
Menghabiskan waktu dengan berpelukan atau cuddle. Aktivitas ini akan menciptakan perasaan aman bagi si kecil.
Bermainlah dengan bayi infant di waktu santai. Jika mereka mulai menunjukkan tanda-tanda lelah atau rewel, beri waktu istirahat sejenak.
Ketika bayi mulai mengeksplorasi dan ingin menyentuh benda berbahaya, alihkan perhatiannya dengan mainan lalu pindahkan mereka ke tempat yang aman.
Jaga diri sendiri secara fisik, mental, dan emosional. Mengasuh anak merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu dalam kondisi prima agar anak menerima kasih sayang sepenuhnya.
Baca Juga: Mengenal Pengertian Gentle Parenting dan Tips Melakukannya
(DEL)
