Konten dari Pengguna

Memahami Arti Samahah sebagai Konsep Toleransi dalam Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Foto: Unsplash

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian. Karenanya, umat Muslim harus membiasakan diri untuk bersikap toleran kepada orang lain. Dalam Islam, toleransi dikenal dengan istilah tasamuh atau samahah.

Konsep toleransi dalam Islam ditunjukan dengan sikap saling menghargai perbedaan yang ada agar terhindar dari perpecahan. Dalam hal ini, Allah SWT berfirman:

"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk." (QS. Al-Imran: 103).

Tak hanya itu, toleransi dalam Islam juga ditunjukkan dengan sikap saling menghormati keyakinan yang dianut setiap orang. Tidak ada paksaan dalam memeluk agama Islam, sebab agama tergantung pada hati dan keyakinan seseorang. Ibnu Juraij berkata:

Di antara isi surat Rasulullah SAW kepada penduduk Yaman adalah penduduk Yahudi dan Nasrani yang tidak mau masuk Islam, maka dia tidak dihalangi dalam menjalankan keyakinannya. Akan tetapi ditetapkan jizyah atas setiap orang yang berakal, laki-laki maupun perempuan, merdeka ataupun budak.”(HR. Abdurrazaq).

Ilustrasi sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Foto: Unsplash

Arti Samahah

Tasamuh berasal dari bahasa Arab, "samahah" yang artinya berlapang dada, kemurahan hati, perdamaian, dan kemudahan. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Ash-Shan’ani Rahimahullah di mana beliau menjelaskan melalui hadits berikut:

(الإيمان الصبر) على الطاعات فعلًا وعن المعاصي تركًا (والسماحة) بالحقوق وبما يحبه الشارع

[Sebaik-baik iman adalah sabar] dalam melaksanakan ketaatan dan meninggalkan maksiat. [Dan samahah] yaitu mudah dalam menunaikan hak-hak dan melaksanakan hal yang dicintai oleh syariat” (At-Tanwir Syarah Jami’ish Shaghir, 4: 512).

Berdasarkan hadits di atas, samahah dimaknai sebagai:

  • Mudah dalam menjalankan ibadah dan ketaatan kepada Allah.

  • Mudah dalam memberikan kebaikan kepada orang lain.

  • Mudah dalam menunaikan hak-hak orang lain.

Sementara menurut buku Metode dan Pendekatan dalam Syarah Hadis oleh Muhammad Misbah, secara etimologi, tasamuh adalah menoleransi atau menerima perkara secara ringan. Sedangkan menurut terminologi, tasamuh diartikan sebagai sikap menerima perbedaan dengan ringan hati.

Ilustrasi sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Foto: Unsplash

Contoh Sikap Toleransi dalam Islam

Menghimpun dari buku Toleransi Beragama karya Dwi Ananta Devi, contoh menerapkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Menghormati hak dan kewajiban umat agama lain.

  • Berteman dengan orang lain tanpa membedakan agama dan kepercayaannya.

  • Tidak menghalangi umat agama lain yang sedang beribadah.

  • Menghargai hari besar umat agama lain.

  • Menumbuhkan kerukunan dan perdamaian antarumat beragama.

  • Menghormati umat Muslim yang berpuasa dengan tidak makan atau minum di depannya.

  • Tidak mengolok-olok ajaran agama lain.

  • Membantu sesama tanpa melihat latar belakang agamanya.

  • Tidak mempersekusi umat agama lain yang sedang beribadah.

(VIO)