Konten dari Pengguna

Memahami Arti Ya Karim Ya Wadud, Sifat-Sifat Mulia Allah SWT

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asmaul Husna adalah istilah yang digunakan untuk menyebut 99 nama indah Allah. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Asmaul Husna adalah istilah yang digunakan untuk menyebut 99 nama indah Allah. Foto: Pexels.com

"Ya Karim Ya Wadud" merujuk pada dua nama Allah yang termasuk dalam daftar Asmaul Husna, yaitu Karim dan Wadud. Secara istilah, Asmaul Husna adalah untuk menyebut 99 nama baik Allah yang menggambarkan kebesaran, keindahan, keagungan, serta kasih sayang-Nya.

Nama-nama ini diambil dari penggambaran tentang Allah yang terdapat dalam Al-Qur'an dan hadis. Setiap nama dalam Asmaul Husna mencerminkan sifat-sifat mulia Allah SWT.

Sama dengan nama lainnya, Ya Karim Ya Wadud juga menggambarkan sifat-sifat Allah. Lantas, apa arti Ya Karim Ya Wadud?

Arti Ya Karim Ya Wadud

Arti Ya Karim Ya Wadud adalah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Foto: Pexels.com

Dalam buku Indahnya Asmaul Husna oleh Abu Sahla dijelaskan bahwa "Ya Karim" artinya "Wahai Yang Pemurah." Nama ini mencerminkan salah satu sifat Allah yang penuh dengan kemurahan hati.

Dengan nama ini, Allah SWT digambarkan sebagai Dzat yang senantiasa memberi dan dermawan kepada hamba-Nya, baik dalam bentuk rezeki, nikmat, maupun rahmat-Nya. Penggambaran Allah SWT sebagai Yang Maha Pemurah telah disebutkan dalam surat Al-Infitar Ayat 6-8 yang berbunyi:

يٰۤاَيُّهَا الۡاِنۡسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الۡكَرِيۡمِۙ‏

الَّذِىۡ خَلَقَكَ فَسَوّٰٮكَ فَعَدَلَـكَۙ‏

فِىۡۤ اَىِّ صُوۡرَةٍ مَّا شَآءَ رَكَّبَكَؕ‏

Artinya:

“Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.” (QS. Al-Infitar: 6-8)

Sementara itu, "Ya Wadud" berasal dari kata Al-Wudd yang berarti cinta dan kasih. Jadi, arti kata ini adalah "Wahai Yang Maha Penyayang," menggambarkan kasih sayang Allah yang sangat mendalam dan penuh cinta kepada semua ciptaan-Nya

Salah satu ayat yang menyebut Allah SWT sebagai Maha Pengasih adalah surah Al-Buruj ayat 14 yang berbunyi:

وَهُوَ الْغَفُوْرُ الْوَدُوْدُۙ

Artinya: "Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih."

Baca Juga: Arti Al-Afuw dalam Asmaul Husna dan Dalilnya Menurut Agama Islam

Daftar 99 Asmaul Husna dan Artinya

Asmaul Husna terdiri dari 99 asma yang mencerminkan sifat Allah SWT. Foto: Pexels.com

Dikutip dari buku 1000 Jalan Menuju Surga karya Abu Islam Ahmad bin Ali, berikut daftar lengkap 99 Asmaul Husna beserta artinya:

  1. Ar-Rahman: Yang Maha Pengasih

  2. Ar-Rahiim: Yang Maha Penyayang

  3. Al-Malik: Yang Maha Merajai atau Menguasai

  4. Al-Quddus: Yang Maha Suci

  5. As-Salaam: Yang Maha Memberi Kesejahteraan

  6. Al-Mu'min: Yang Maha Memberi Keamanan

  7. Al-Muhaimin: Yang Maha Mengatur

  8. Al-Aziz: Yang Maha Perkasa

  9. Al-Jabbar: Yang Memiliki Mutlak Kegagahan

  10. Al-Mutakabbir: Yang Maha Megah

  11. Al-Khaaliq: Yang Maha Pencipta

  12. Al-Baari': Yang Maha Pembuat atau Perancang

  13. Al-Mushawwir: Yang Maha Membentuk Rupa

  14. Al-Ghaffaar: Yang Maha Pengampun

  15. Al-Qahhaar: Yang Maha Memaksa

  16. Al-Wahhaab: Yang Maha Pemberi Karunia

  17. Ar-Razzaaq: Yang Maha Pemberi Rezeki

  18. Al-Fattaah: Yang Maha Pembuka Rahmat

  19. Al-‘Aliim: Yang Maha Mengetahui

  20. Al-Qaabidh: Yang Maha Menyempitkan

  21. Al-Baasith: Yang Maha Melapangkan

  22. Al-Khaafidh: Yang Maha Merendahkan

  23. Ar-Raafi’: Yang Maha Meninggikan

  24. Al-Mu’izz: Yang Maha Memuliakan

  25. Al-Mudzil: Yang Maha Menghinakan

  26. As-Samii’: Yang Maha Mendengar

  27. Al-Bashiir: Yang Maha Melihat

  28. Al-Hakam: Yang Maha Menetapkan

  29. Al-‘Adl: Yang Maha Adil

  30. Al-Lathiif: Yang Maha Lembut atau Maha Teliti

  31. Al-Khabiir: Yang Maha Mengenal atau Mengetahui

  32. Al-Haliim: Yang Maha Penyantun

  33. Al-‘Azhiim: Yang Maha Agung

  34. Al-Ghafuur: Yang Maha Pemberi Pengampunan

  35. As-Syakuur: Yang Maha Pembalas Budi

  36. Al-‘Aliy: Yang Maha Tinggi

  37. Al-Kabiir: Yang Maha Besar

  38. Al-Hafizh: Yang Maha Memelihara

  39. Al-Muqiit: Yang Maha Pemberi Kecukupan

  40. Al-Hasiib: Yang Maha Membuat Perhitungan

  41. Al-Jaliil: Yang Maha Luhur

  42. Al-Kariim: Yang Maha Pemurah

  43. Ar-Raqiib: Yang Maha Mengawasi

  44. Al-Mujiib: Yang Maha Mengabulkan

  45. Al-Waasi’: Yang Maha Luas

  46. Al-Hakiim: Yang Maha Bijaksana

  47. Al-Waduud: Yang Maha Mengasihi

  48. Al-Majiid: Yang Maha Mulia

  49. Al-Baa’its: Yang Maha Membangkitkan

  50. As-Syahiid: Yang Maha Menyaksikan

  51. Al-Haqq: Yang Maha Benar

  52. Al-Wakiil: Yang Maha Memelihara

  53. Al-Qawiyyu: Yang Maha Kuat

  54. Al-Matiin: Yang Maha Kokoh

  55. Al-Waliyy: Yang Maha Melindungi

  56. Al-Hamiid: Yang Maha Terpuji

  57. Al-Muhshii: Yang Maha Menghitung

  58. Al-Mubdi’: Yang Maha Memulai

  59. Al-Mu’iid: Yang Maha Mengembalikan Kehidupan

  60. Al-Muhyii: Yang Maha Menghidupkan

  61. Al-Mumiitu: Yang Maha Mematikan

  62. Al-Hayy: Yang Maha Hidup

  63. Al-Qayyuum: Yang Maha Mandiri

  64. Al-Waajid: Yang Maha Penemu

  65. Al-Maajid: Yang Maha Mulia

  66. Al-Waahid: Yang Maha Tunggal

  67. Al-Ahad: Yang Maha Esa

  68. As-Shamad: Yang Maha Dibutuhkan

  69. Al-Qaadir: Yang Maha Menentukan

  70. Al-Muqtadir: Yang Maha Berkuasa

  71. Al-Muqaddim: Yang Maha Mendahulukan

  72. Al-Mu’akhkhir: Yang Maha Mengakhirkan

  73. Al-Awwal: Yang Maha Awal

  74. Al-Aakhir: Yang Maha Akhir

  75. Az-Zhaahir: Yang Maha Nyata

  76. Al-Baathin: Yang Maha Ghaib

  77. Al-Waali: Yang Maha Memerintah

  78. Al-Muta’aalii: Yang Maha Tinggi

  79. Al-Barru: Yang Maha Penderma

  80. At-Tawwaab: Yang Maha Penerima Tobat

  81. Al-Muntaqim: Yang Maha Pemberi Balasan

  82. Al-Afuww: Yang Maha Pemaaf

  83. Ar-Ra’uuf: Yang Maha Pengasuh

  84. Malikul Mulk: Yang Maha Penguasa Kerajaan

  85. Dzul Jalaali Wal Ikraam: Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

  86. Al-Muqsith: Yang Maha Pemberi Keadilan

  87. Al-Jaami’: Yang Maha Mengumpulkan

  88. Al-Ghaniyy: Yang Maha Kaya

  89. Al-Mughnii: Yang Maha Pemberi Kekayaan

  90. Al-Maani’: Yang Maha Mencegah

  91. Ad-Dhaar: Yang Maha Penimpa Kemudharatan

  92. An-Naafi’: Yang Maha Memberi Manfaat

  93. An-Nuur: Yang Maha Bercahaya

  94. Al-Haadii: Yang Maha Pemberi Petunjuk

  95. Al-Badii’: Yang Maha Pencipta

  96. Al-Baaqii: Yang Maha Kekal

  97. Al-Waarits: Yang Maha Pewaris

  98. Ar-Rasyiid: Yang Maha Pandai

  99. As-Shabuur: Yang Maha Sabar

(SAI)