Memahami Cabang Seni Beserta Contohnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cabang seni merupakan bagian dari Seni Budaya. Setiap cabang kesenian ini terdiri dari media, teknik, konsep, tujuan, fungsi, hingga bentuk yang berbeda-beda. Setiap cabang seni juga memiliki keindahan dan makna sendiri.
Pengertian Seni
Mengutip buku Seni Budaya tulisan Harry Sulastianto, dkk. (2006: 2-3), seni menurut Ki Hajar Dewantara adalah perbuatan manusia yang muncul dari perasaan yang hidup dan bersifat indah, sehingga mampu menggerakkan hati manusia.
Di sisi lain, seni juga bisa diartikan sebagai sarana untuk menyampaikan perasaan dan pengalaman batin seseorang kepada sekelompok orang guna memenuhi kebutuhan pribadi. Seni umumnya bersifat kreatif, individualis, ekspresif, abadi, dan semesta.
Fungsi Seni
Mengutip Jurnal Wayang Onthel Komunitas Old Bikers Velocipede Old Classic (VOC) Magelang oleh Figur Rahman Fuad (2015: 183), seni juga memiliki beberapa fungsi, di antaranya:
Fungsi Personal: sarana untuk menyampaikan ide dan perasaan.
Fungsi Sosial: karya seni yang mampu mempengaruhi perilaku kolektif banyak orang.
Fungsi Fisik: ciptaan objek yang dapat menjadi wadah atau alat.
Cabang Seni
Pada dasarnya, seni terdiri dari beberapa cabang. Semua cabang ini lahir dari pemanfaatan media dan indra yang berbeda dalam menikmati sebuah karya seni. Berikut cabang-cabang seni yang dikutip dari buku Seni Budaya tulisan Harry Sulastianto, dkk. (2006: 4-5):
Seni Penglihatan atau Visual Art
1. Seni Dua Dimensi
Seni dua dimensi tanpa gerak. Contoh: seni lukis, gambar.
Seni dua dimensi dengan gerak. Contoh: seni film, kembang api.
2. Seni tiga dimensi
Seni Tiga Dimensi
Seni tiga dimensi tanpa gerak. Contoh: seni pahat, ukiran.
Seni tiga dimensi dengan gerak. Contoh: seni tari, pantonim tanpa musik.
3. Seni Integral yang memadukan unsur permukaan dan bentuk. Contoh: arsitektur.
Seni Pendengaran atau Auditory Art
1. Seni Nada
Musik instrumental dari alat tunggal. Contoh: piano.
Musik instrumental dari gabungan beberapa alat musik. Contoh: konser band.
2. Seni Kata
Puisi berirama. Contoh: sajak
Puisi tidak berirama. Contoh: Novel.
Seni integral yang memadukan nada dan kata. Contoh: tembang.
Seni Penglihatan-Pendengaran atau Auditory Visual Art
Seni gerak dan nada. Contoh: musik.
Seni gerak, kata, dan pemandangan. Contoh: drama.
Seni gerak, kata, pemandangan, dan nada. Contoh: opera.
(GTT)
